U

DPRD Kota Malang Ingatkan Pengisian Kepala Bapenda Kota Malang Agar PAD Sesuai Target

SekarangAja, MALANGWakil Ketua II DPRD Kota Malang Trio Agus Purwono  STP  angkat bicara terkait pelantikan mantan Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Malang Dr Handi Priyanto, sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Semarang Senin (18/5/2026) sore lalu. Trio menilai perpindahan tersebut membawa dampak ganda bagi lingkungan Pemkot Malang.

Di satu sisi, terpilihnya Handi bisa menjadi bukti bahwa kualitas Aparatur Sipil Negara (ASN) Kota Malang diakui di luar daerah. Namun di sisi lain, Kota Malang harus kehilangan salah satu ASN terbaiknya yang kaya akan prestasi dan terobosan.

“Secara positif, ini berarti kualitas ASN Kota Malang diakui di daerah lain. Apalagi menjabat posisi strategis di luar daerah asal itu tidak mudah. Namun minusnya, Kota Malang jelas kehilangan sosok yang memiliki banyak terobosan, baik saat menjabat di Bapenda maupun di dinas lainnya,” ujar Trio.

Politisi PKS ini pun mengingatkan agar promosi jabatan tersebut tidak sampai mengganggu stabilitas sistem pemerintahan di Kota Malang. Trio menegaskan, Wali Kota Malang Wahyu Hidayat memiliki kewajiban besar untuk memastikan roda organisasi dan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) jangan sampai kendor pasca-ditinggal Handi Priyanto.

Mengingat posisi Kepala Bapenda merupakan tulang punggung keuangan daerah, DPRD Kota Malang mendesak pemerintah mumpuni segera menentukan pengisi jabatan tersebut. Terlebih, tantangan pengelolaan keuangan dan kondisi ekonomi saat ini dinilai sangat menantang.

“Kami meminta dari DPRD untuk memastikan agar target PAD yang sudah ditetapkan harus tetap tercapai. Jangan sampai ada alasan target tidak tercapai gara-gara beliaunya tidak ada. Siapa pun penggantinya harus bisa maksimal,” tegas Trio.

Trio juga menyoroti banyaknya ASN di lingkungan Pemkot Malang yang akan memasuki masa purna tugas dalam beberapa tahun ke depan. Kondisi ini menuntut kepala daerah untuk bergerak cepat dalam melakukan pergeseran maupun pengelolaan manajemen karier ASN.

Mengenai sosok yang tepat untuk mengisi kekosongan pasca-kepindahan Handi, Trio menjelaskan bahwa jabatan definitif harus melalui proses seleksi terbuka karena melibatkan eselon II. Sehingga sementara waktu, ia menyarankan posisi Pelaksana Tugas (Plt) diisi oleh pejabat yang setingkat kepala dinas demi menjaga bobot jabatan Bapenda yang krusial.

Ia menilai, Kepala Bidang (Kabid) di internal Bapenda secara aturan belum bisa langsung melompat mengisi posisi tersebut. “Mengingat pentingnya jabatan Kepala Bapenda ini sebagai TAPD (Tim Anggaran Pemerintah Daerah), menurut saya posisi Plt sementara bisa di-handle langsung oleh Sekda Kota Malang, atau pejabat yang memiliki dasar keuangan yang kuat seperti Pak Subkhan (Kepala BKAD),” urainya.

Ketika disinggung mengenai motif di balik kepindahan Handi, apakah murni pengembangan diri atau adanya dinamika politik perkotaan yang menyumbat kariernya di Malang, Trio tidak menampik kedua kemungkinan tersebut.

“Bisa jadi karena faktor pengembangan diri dan promosi jabatan. Kedua, ada kemungkinan peluang untuk berkarier ke jenjang yang lebih tinggi di sini masih belum terbuka, sehingga beliau mengambil peluang di tempat lain. Namun yang terpenting bagi kami, sistem pengelolaan dan jenjang karier di Kota Malang harus tetap berjalan sehat,” tandas dia.

Sebelumnya Mantan Kepala Badan Pendapatan Daerah Kota Malang Handi Priyanto resmi dilantik sebagai Sekretaris Daerah Kota Semarang, setelah melalui proses lelang terbuka yang berlangsung sekitar tiga bulan. Pelantikan dilakukan oleh Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti, di Balai Kota Semarang. 

Handi dinyatakan meraih nilai tertinggi dalam seluruh rangkaian seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Sekda Kota Semarang yang berlangsung selama tiga bulan sejak Februari 2026.

Wali Kota Agustina menegaskan bahwa penetapan Handi tersebut dilakukan sesuai mekanisme yang berlaku dan tanpa intervensi. “Panselnya tidak bisa diintervensi. Sangat kredibel. Sampai akhir waktu saya mendapatkan laporan bahwa dari berbagai macam proses, nilai tertinggi memang diperoleh oleh Pak Handi yang hari ini dilantik,” katanya.

Seleksi terbuka Sekda Kota Semarang melibatkan panitia seleksi independen, baik birokrat maupun akademisi, yang terdiri dari Sekda Provinsi Jawa Tengah Sumarno, Prof. Dr. Mohammad Mulyadi (Peneliti Ahli Utama BRIN). (inforial/red)

Sekarang

Jakarta Hari Ini Bakal Hujan Intensitas Ringan

Sekarang