Pojok Baca Nahdliyin Pekalongan Diapresiasi Menteri Agama
SekarangAja, PEKALONGAN– Pojok Baca Nahdliyin (PBN) diapresiasi Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar. Dinilai sejalan dengan perintah utama Al-Qur’an untuk membaca (Iqra’. Menag Nasaruddin Umar mengajak warga Nahdliyin untuk terus perkuat tradisi membaca dan memperluas wawasan.
Apresiasi ini disampaikan Menag Nasaruddin Umar sejalan dengan perintah utama Al-Qur’an untuk membaca (Iqra’). Itu disampaikan saat mengikuti pengukuhan Pengurus Pojok Baca Nahdliyin Cabang Kabupaten Pekalongan masa bakti 2026–2031.
Pengukuhan ini berlangsung secara Daring, dan berpusat di Pendopo Ponpes dan MTs Al Hasyimi, Selakbrojo, Kedungwuni.
“Saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada teman-teman Pojok Baca Nahdliyin, karena telah menjalankan salah satu perintah Al-Qur’an, yaitu iqra’ (bacalah),” kata Menag Nasaruddin Umar, Kamis (11/6/2026) hari ini.
“Saya mengajak warga Nahdliyin memperluas cakrawala lewat membaca. Mari terus kita membaca berbagai tulisan, baik yang tertulis di kitab maupun yang tertulis pada tanda-tanda semesta,” sambung Menag Nasaruddin.
Menag Nasaruddin juga menekankan agar anak-anak didik maupun para guru bisa terus memperkuat tradisi baca kitab kuning.
“Tradisi dikalangan generasi muda nahdiyin kiranya bisa memperkuat generasi muda di Indonesia, untuk pendidikan yang lebih baik,” terang Menag Nasaruddin.
Kepala Kanwil Kemenag Jateng, Saiful Mujab menyebutkan bahwa tantangan terbesar pendidik saat ini adalah minat baca generasi muda yang kalah oleh konten-konten media sosial.
“Ini tantangan kita sebagai bapak/ibu pendidik di tengah anak-anak didik yang lebih suka menonton daripada membaca. Kita bergerak cepat, kita petakan, kita edukasi bagaimana menumbuhkan sejarah-sejarah yang baik, baik sejarah keagamaan maupun nasionalitas, dengan medium membaca,” kata Saiful Mujab.
Saiful Mujab menjelaskan bahwa tradisi membaca adalah investasi abadi. Karena, dengan membaca, generasi muda akan mendapatkan pelajaran abadi untuk dirinya maaing-masing.
“Selamat. Pengukuhan pengurus baru 2026–2031, Pojok Baca Nahdliyin diharapkan jadi motor penguatan budaya literasi, wawasan keagamaan, kebangsaan, dan karakter generasi muda Indonesia,” tandas Saiful Mujab.
Pengukuhan ini juga dihadiri Kepala Kemenag Kabupaten Pekalongan Moh. Irkham, guru-guru madrasah se-Kabupaten Pekalongan. (red)















