U

Satran Koarmada II Tingkatkan Kesiapan Tindakan Perlawanan Ranjau

SekarangAja, SURABAYASatuan Kapal Ranjau Koarmada II melaksanakan percobaan dan uji fungsi Remotely Operated Vehicle (ROV) dan Autonomous Underwater Vehicle (AUV). Kegiatan ini melibatkan KRI Pulau Fani-731, KRI Pulau Fanildo-732, KRI Pulau Rupat-712, serta Satkoppeba Koarmada II pada 24–25 Februari 2026.

Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan personel dan material dalam mendukung operasi Tindakan Perlawanan Ranjau.

Pada hari pertama, seluruh unsur melaksanakan pengoperasian ROV yang diawali dengan pengecekan awal, pemasangan peralatan, hingga uji operasional di Kolam Renang Tirto Segoro dan Kolam Base In.

ROV yang digunakan antara lain tipe Teledyne Seabotix vLBV 300 pada KRI Pulau Fani-731 dan KRI Pulau Fanildo-732, Teledyne Seabotix vLBV 950 pada KRI Pulau Rupat-712, serta Exail R7 milik Satkoppeba.

Memasuki hari kedua, KRI Pulau Fani-731 dan KRI Pulau Fanildo-732 melaksanakan percobaan AUV di Dermaga Halong dengan dukungan prajurit Satkoppeba serta pengawasan teknis dari personel Dissenlek Koarmada II. Kegiatan diawali dengan perangkaian sistem, pre-flight check, kalibrasi, hingga tahap peluncuran AUV sebagai bagian dari prosedur standar pengoperasian.

ROV dan AUV merupakan wahana penting dalam operasi pemburuan ranjau laut. AUV berfungsi sebagai sarana deteksi awal saat mine hunting, sedangkan ROV digunakan untuk identifikasi serta netralisasi ranjau apabila dilengkapi bahan peledak (Mine Disposal Vehicle). Melalui uji fungsi ini, diharapkan kesiapan tempur unsur Satran Koarmada II semakin optimal dalam menghadapi potensi ancaman ranjau di wilayah perairan.

Di tempat terpisah, Dansatran Koarmada II Kolonel Laut (P) M. Sati Lubis menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi penekanan Pangkoarmada II Laksda TNI I G. P. Alit Jaya, S.H., M.Si., agar seluruh unsur jajaran Koarmada II senantiasa menjaga kesiapan operasional baik personel maupun alutsista.

Melalui uji fungsi secara berkala, diharapkan kemampuan deteksi, identifikasi, dan netralisasi ranjau dapat terlaksana secara optimal guna mendukung keberhasilan setiap tugas operasi. (Pen/2/red)

Sekarang

Malang Raya Waspada Cuaca Ekstrem Hari Ini hingga Besok

Sekarang