Pemprov DKI Jakarta Segera Keruk Sedimentasi Sekaligus Pengendalian Ikan Sapu-Sapu
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan mengintensifkan pengerukan sedimen dan pembersihan aliran sungai secara serentak di lima wilayah kota administrasi Jakarta pada Jumat mendatang.
SekarangAja, JAKARTA– Pengerukan sedimen dan pembersihan aliran sungai segera digelar secara serentak di lima wilayah kota administrasi Jakarta. Ini sekaligus untuk mengendalikan populasi ikan sapu-sapu yang semakin banyak berkembang biak. Hal tersebut disampaikan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.
“Kami sudah memutuskan dalam rapat, di lima daerah kita akan adakan kegiatan untuk mengurangi ikan sapu-sapu tapi tidak semata-mata untuk ikan sapu-sapu tetapi kita juga mengangkut sedimen, kemudian memperbaiki saluran air,” kata Gubernur Pramono melansir beritajakarta.id
Keberadaan ikan sapu-sapu ini dinilai telah merusak ekosistem lingkungan di aliran sungai karena menjadi predator bagi ikan-ikan lokal. Selain itu, ikan ini tidak sehat jika dikonsumsi karena memiliki kandungan berbahaya.
“Dari hasil lab, hampir semua ikan yang dites di laboratorium kadar batasnya itu kan 0,3 miligram. Ikan sapu-sapu lebih dari itu, sehingga akan sangat berbahaya kalau dikonsumsi, ada timbalnya, ada macam-macamnya dan itu benar-benar berbahaya bagi manusia kalau dikonsumsi,” papar Gubernur Pramono.
Tak hanya itu, perilaku ikan sapu-sapu yang membuat lubang untuk sarang juga telah menyebabkan kerusakan tanggul-tanggul sungai di Jakarta. Gubernur Pramono menyebut, ikan invasif ini sangat kuat karena bisa bertahan di berbagai kondisi lingkungan dan cuaca.
Karena itu, kegiatan pengerukan sedimen aliran sungai sekaligus pengendalian pertumbuhan ikan sapu-sapu ini dilakukan untuk menjaga ekosistem lingkungan di sekitar aliran sungai. (red)















