U

Pramuka Santri Hijaukan Pesantren An-Nur II Al-Murtadlo Malang  untuk Sedekah Oksigen

SekarangAja, MALANG– Gerakan peduli lingkungan  melibatkan santri dan peserta Perkemahan Pramuka Santri Nusantara (PPSN) 2026 di Malang. Sebanyak 1.000 pohon ditanam di area Pesantren An-Nur II Al-Murtadlo, Malang.

Penanaman pohon tersebut menjadi salah satu bentuk pembelajaran ekoteologi bagi para peserta perkemahan. Kegiatan ini tidak hanya mengajak santri memahami pentingnya menjaga kelestarian alam, tetapi juga mendorong mereka untuk terlibat langsung dalam aksi lingkungan.

Ada beragam jenis pohon yang ditanam dalam kegiatan tersebut. Yakni Pule, Mangga, Maja, dan Tabebuya. Jenis pohon dipilih dengan mempertimbangkan kondisi dan karakteristik tanah di kawasan Pesantren An-Nur II. Sehingga tanaman yang ditanam dapat tumbuh dan memberikan manfaat dalam jangka panjang.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa didampingi Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur, Akhmad Sruji Bahtiar dan pengasuh Pesantren An-Nur II Al-Murtadlo, secara simbolis melakukan penanaman.

Ia mengatakan, rencana penanaman 1.000 pohon dalam rangkaian PPSN VI 2026 tengah dipersiapkan yang mencakup pemilihan jenis pohon, lokasi penanaman, hingga teknis pelaksanaannya.

Menurutnya, koordinasi dilakukan bersama jajaran terkait di Jawa Timur dan Kementerian Agama agar gerakan penanaman pohon tersebut dapat direalisasikan dengan baik.

“Intinya, cinta lingkungan salah satunya diwujudkan dengan menanam pohon,” kata Gubernur Khofifah. 

Ia menjelaskan, penentuan titik penanaman diserahkan kepada pengasuh Pesantren An-Nur II. Hal tersebut dilakukan agar setiap jenis pohon dapat ditempatkan pada lokasi yang sesuai dengan kondisi tanah serta kebutuhan pertumbuhannya.

Menurut Gubernur Khofifah gerakan penanaman 1.000 pohon juga dimaknai sebagai bentuk “sedekah oksigen” sekaligus wujud kepedulian santri terhadap lingkungan.

Pohon yang ditanam diharapkan tidak hanya menjadi bagian dari penghijauan kawasan pesantren, tetapi juga memberikan manfaat ekologis bagi lingkungan dan generasi mendatang,ungkapnya.

Dalam perspektif ekoteologi, aksi tersebut menunjukkan bahwa kepedulian terhadap alam dapat diwujudkan melalui tindakan sederhana dan konkret. Menanam dan merawat pohon menjadi bagian dari upaya menjaga keseimbangan lingkungan sekaligus menjalankan tanggung jawab manusia dalam memelihara bumi. (red)

Kursi DPRD DKI Jakarta Diusulkan Bertambah

Sekarang

Sejumlah Wilayah di Jakarta Diprakirakan Hujan Hari Ini

Sekarang

Kursi DPRD DKI Jakarta Diusulkan Bertambah

Sekarang