U

Penumpang KA di Malang Raya  Tumbuh 12 Persen di Triwulan I 2026

SekarangAja, MALANGPT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya mencatat kinerja angkutan penumpang yang positif di wilayah Malang Raya sepanjang Triwulan I 2026. Dalam periode tersebut, KAI Daop 8 Surabaya melayani sebanyak 595.787 pelanggan, meningkat 12 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang mencapai 531.345 pelanggan.

Dari total volume tersebut, sebanyak 293.119 pelanggan berangkat dan 302.668 pelanggan tiba di wilayah Malang Raya. Peningkatan ini mencerminkan semakin tingginya kepercayaan masyarakat terhadap kereta api sebagai moda transportasi yang aman, nyaman, dan andal.

Secara bulanan, tren pergerakan penumpang menunjukkan dinamika yang positif. Yakni  dengan capaian 204.013 pelanggan pada Januari 2026, 167.043 pelanggan pada Februari 2026, serta meningkat signifikan menjadi 224.731 pelanggan pada Maret 2026.

Peningkatan pada Maret didorong oleh tingginya mobilitas masyarakat, baik untuk keperluan perjalanan kerja, pendidikan, libur akhir pekan, maupun aktivitas wisata di wilayah Malang Raya.

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil dari komitmen berkelanjutan perusahaan dalam menghadirkan layanan yang mengutamakan keselamatan dan kenyamanan pelanggan.

“Pertumbuhan jumlah pelanggan pada Triwulan I 2026 ini menjadi indikator bahwa kereta api semakin dipercaya sebagai pilihan utama masyarakat, khususnya di wilayah Malang Raya. KAI secara konsisten menempatkan keselamatan sebagai prioritas utama, yang diiringi dengan peningkatan kualitas layanan guna menghadirkan pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi seluruh pelanggan,” jelas Mahendro.

Adapun tiga stasiun dengan volume keberangkatan tertinggi selama Triwulan I 2026 yaitu Stasiun Malang Kotabaru sebanyak 250.771 pelanggan, diikuti Stasiun Kepanjen sebanyak 16.961 pelanggan, dan Stasiun Malang Kota Lama sebanyak 16.568 pelanggan.

Sementara untuk volume kedatangan tertinggi tercatat di Stasiun Malang Kotabaru sebanyak 262.633 pelanggan, disusul Stasiun Kepanjen sebanyak 16.806 pelanggan, serta Stasiun Malang Kota Lama sebanyak 15.707 pelanggan.

KAI Daop 8 Surabaya terus melakukan berbagai upaya peningkatan layanan. Mulai dari optimalisasi sarana dan prasarana, peningkatan ketepatan waktu perjalanan, hingga penguatan layanan baik di stasiun maupun selama perjalanan.

Selain itu, tingginya mobilitas masyarakat di wilayah Malang Raya sepanjang Triwulan I 2026 juga menjadi peluang bagi KAI untuk memperkuat peran kereta api sebagai moda transportasi massal yang efisien, ramah lingkungan, dan terintegrasi dengan berbagai moda transportasi lainnya.

Sebagai bagian dari strategi berkelanjutan, KAI Daop 8 Surabaya terus menghadirkan inovasi layanan yang berorientasi pada kebutuhan pelanggan. Ini  termasuk kemudahan akses, pengembangan integrasi antarmoda, serta peningkatan fasilitas di stasiun dan di dalam kereta.

“KAI berkomitmen menjaga kepercayaan pelanggan melalui layanan yang tidak hanya mengedepankan keselamatan dan ketepatan waktu, tetapi juga kenyamanan di setiap perjalanan. Melalui berbagai inovasi yang terus dikembangkan, kami optimistis kereta api akan semakin menjadi pilihan utama masyarakat,” kata  Mahendro.

Dengan kinerja yang menunjukkan tren positif, KAI Daop 8 Surabaya optimistis dapat mempertahankan momentum pertumbuhan sekaligus memperkuat kontribusinya dalam mendukung mobilitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi di wilayah Malang Raya. (cia)

Dukung Kongres PIKI, Ini Harapan Menag

Sekarang

Dukung Kongres PIKI, Ini Harapan Menag

Sekarang

DPRD Kota Malang Dorong Transformasi MCC Jadi BLUD

Sekarang

Sebagian Cuaca Jakarta Diprakirakan Hujan Hari Ini

Sekarang