U

O2SN 2026 Digelar Jadi Pemacu Prestasi

SekarangAja, JAKARTAOlimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) 2026 resmi dibuka. Tahun ini mengusung tema “Talenta Sehat, Bugar, Berkarakter, dan Hebat melalui Olahraga”. Event ini menjadi ruang bagi murid untuk mengembangkan minat, bakat, dan prestasi di bidang olahraga.

Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen, Suharti, mengatakan semangat berprestasi para peserta O2SN sejalan dengan momentum peringatan kemerdekaan Republik Indonesia. Menurut dia, kemerdekaan perlu diisi dengan karya, prestasi, dan keberanian untuk terus menjadi lebih baik, dengan anak-anak Indonesia sebagai bagian penting dari masa depan bangsa.

 “Selamat bertanding! Tunjukkan kemampuan terbaik kalian. Junjung tinggi sportivitas,” kata  Suharti.

Dia  mengingatkan bahwa O2SN bukan hanya perlombaan untuk menentukan siapa yang menang, terkuat, atau paling terampil. Lebih dari itu, O2SN menjadi bagian dari upaya menemukan, mengembangkan, dan menjaga keberlanjutan talenta olahraga Indonesia.

 “O2SN merupakan bagian penting dari upaya Indonesia untuk menemukan, mengembangkan, dan menjaga talenta-talenta Indonesia. Adik-adik sudah mengikuti perjalanan panjang dari tingkat kabupaten/kota, provinsi, sampai sekarang di tingkat nasional. Kalian sudah memperjuangkan yang terbaik untuk bisa ada di sini,”  kata Suharti.

Kepada para peserta, Suharti berpesan agar membawa tiga hal selama mengikuti O2SN. Pertama, bertanding dengan kemampuan terbaik sekaligus menjunjung tinggi sportivitas. Kedua, membangun persahabatan dengan peserta dari berbagai daerah. Ketiga, menjadikan olahraga sebagai bagian dari proses pembentukan karakter.

Dalam pelaksanaan pertandingan, Puspresnas melibatkan dewan juri dan wasit profesional dari organisasi olahraga masing-masing cabang olahraga. Pelaksanaan juga didukung oleh tim keabsahan dari Kementerian Pemuda dan Olahraga untuk memastikan pertandingan berlangsung sesuai ketentuan.

Kepala Pusat Prestasi Nasional, Maria Veronica Irene Herdjiono, menyampaikan bahwa O2SN 2026 mencakup jenjang pendidikan dasar, pendidikan menengah, dan pendidikan khusus. Tercatat 234.803 murid mendaftar untuk mengikuti ajang tahun ini. “Ini menunjukkan bahwa antusiasme adik-adik semua di bidang olahraga sangat luar biasa,” kata  Irene.

Kemendikdasmen juga terus bekerja sama dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), induk organisasi cabang olahraga, pemerintah daerah, dan berbagai pihak dalam menjaga keberlanjutan pembinaan talenta peserta didik.

Dengan demikian, prestasi yang dibangun melalui O2SN tidak berhenti pada tingkat nasional, tetapi dapat menjadi pijakan bagi peserta didik untuk melanjutkan prestasi hingga tingkat internasional.

 Semangat tersebut terlihat dari persiapan para peserta yang datang dari berbagai daerah. Maria Tersisia Pangarungan Teturan, peserta senam putri dari Papua Tengah, mengatakan dirinya berlatih setiap hari untuk mempersiapkan diri mengikuti O2SN 2026. 

Mariamendorong teman-temannya untuk terus percaya pada kemampuan diri sendiri, “Percaya diri, bisa lolos ke tingkat berikutnya.”

 Hal senada disampaikan Affan Syafaat Yusuf, atlet panjat tebing dari Sumatra Barat. Ia melakukan persiapan fisik dan mental melalui latihan rutin dan disiplin sebelum mengikuti kompetisi tingkat nasional ini. “Bagi teman-teman, tetap semangat, latihan dengan disiplin, jangan takut untuk mencoba,” pesan Affan.

 O2SN Jenjang Pendidikan Dasar (SD/MI/Sederajat dan SMP/MTs/Sederajat) berlangsung pada 17 sampai 23 Agustus 2026 di DKI Jakarta. Untuk SD/MI/Sederajat, cabang olahraga yang dipertandingkan meliputi kids’ athletics, senam, bulu tangkis, pencak silat, dan renang. Sementara itu, untuk SMP/MTs/Sederajat dipertandingkan atletik, panjat tebing, bulu tangkis, pencak silat, dan renang.

 Lebih lanjut, untuk O2SN Jenjang Pendidikan Khusus akan diselenggarakan pada 7 s.d. 12 September 2026 dan untuk O2SN Jenjang Pendidikan Menengah (SMA/MA/SMK/MAK/Sederajat) berlangsung pada 9  sampai 15 November 2026 mendatang. Tahun ini O2SN diikuti oleh talenta muda terbaik yang berasal dari 33 provinsi dari seluruh Indonesia dan Sekolah Indonesia Luar Negeri (Arab Saudi, Tailan, dan Malaysia). (red)

O2SN 2026 Digelar Jadi Pemacu Prestasi

Sekarang

O2SN 2026 Digelar Jadi Pemacu Prestasi

Sekarang