U

Gerak Cepat  Dr Viktor Bungtilu Laiskodat Bantu Rp 500 Juta untuk Warga NTT Malang Raya: Wali Kota Malang Pesan Jaga Amanah, Sesepuh NTT Pastikan Dikelola Transparan

SekarangAja, MALANG-Perhatian tokoh nasional asal NTT Dr Viktor Bungtilu Laiskodat untuk diaspora NTT di Malang Raya diapresiasi. Tak sampai dua pekan setelah berdialog dengan warga NTT se-Malang Raya, VBL, sapaan populer Viktor Bungtilu Laiskodat sudah mewujudkan janjinya. Yakni memberikan bantuan Rp 500 juta.

Sebelumnya VBL berdialog dengan warga NTT se-Malang Raya  di auditorium Kampus I  ITN Malang, Minggu (10/5/2026) lalu. Saat itu  VBL memastikan akan memberi bantuan untuk warga NTT di Malang Raya. Bantuan berupa dana sebesar Rp 500 juta untuk warga NTT jika sakit maupun mengalami kedukaan. Kini bantuan tersebut sudah diserahkan atau direalisasi oleh VBL.

Wali Kota Malang Wahyu Hidayat turut berterima kasih dan apresiasi terhadap  kepedulian VBL untuk warga asal NTT di Malang Raya. Menurut dia perhatian VBL luar biasa. Apalagi mendapat bantuan  yang begitu besar.

‘’Luar biasa. Kita harus bisa memanfaatkan dan menggunakan kepercayaan ini dengan sebaik mungkin,’’ kata Pak Mbois, sapaan akrab Wali Kota Wahyu Hidayat saat menghadiri pertemuan dengan sejumlah tokoh dan sesepuh asal NTT di kampus ITN Malang, Minggu (24/5/2026).

Hadir dalam pertemuan ini tokoh perempuan nasional Dr Ya’qud Ananda Gudban, Ketua Flobamora Malang Raya  Peter Palbeno, sesepuh NTT Malang Raya  Drs Ambrosius Dari MM dan akademisi ITN  Malang asal NTT, Ir Ardiyanto Maksimilianus Gai, ST, M.Si, MM.

Selain itu hadir juga Prof Dr  Ir Stefanus Yufra Menahen Taneo  M.S M.Sc (Rektor Universitas Ma Chung), Dr Yustina Ndung M.Si (akademisi Universitas Merdeka Malang),  Dr Hipolitus K Kewuel M.Hum (akademisi Universitas Brawijaya), Wihelmus Jehadung, S.Pd, M.Pd (

 Kepala SD Negeri Madyopuro 3), Marsel Angi, Eddy Man, Saverius Dhuri Mbipi dan sejumlah tokoh lainnya asal NTT di Malang Raya.

Lebih lanjut WaIi Kota Wahyu Hidayat  berharap warga NTT yang ada di Malang Raya dapat berkembang dengan baik. “Apalagi ada seorang Pak Viktor yang beri perhatian besarnya dan berikan bantuan yang besar. Ini luar biasa dan  juga menjadi tanggung jawab bersama dan memang tentu harus dipertanggungjawabkan sesuai  yang diharapkan Pak Viktor,”  kata Wali Kota Wahyu yang juga penasehat warga NTT di Malang Ini.

Orang pertama di Pemkot Malang ini yakin warga NTT di Malang Raya bisa menggunakan bantuan dari Viktor Bungtilu Laiskodat sebaik mungkin.

Untuk diketahui, VBL merupakan Gubernur NTT periode 2018–2023. Ia kini menjadi anggota Komisi I DPR RI. Selain itu juga Ketua Fraksi Nasdem DPR RI. VBL selalu memberi motivasi dan inspirasi bagi warga NTT di mana pun berada.

Ketua Flobamora Malang Raya Peter Palbeno berterima kasih kepada VBL. Ia mengapresiasi perhatian yang telah diberikan.

“Terima kasih Pak Viktor Bungtilu Laiskodat yang sudah memberi perhatian untuk kami diaspora NTT di Malang Raya. Bantuan yang diberikan sudah diberikan kepada kami,’’ kata Peter.

Ia menegaskan bantuan berupa dana Rp 500 juta itu sangat berarti dan bermanfaat. Karena itulah akan digunakan sebaik mungkin, transparan dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Bantuan Pak Viktor ini akan digunakan sesuai yang diinginkan Pak Viktor. Kami dan para sesepuh NTT di Malang Raya mulai membahas dan menyiapkan mekanisme penggunaan dana dari Pak Viktor. Tentu ini merupakan amanah yang harus dipertanggjawabkan,’’katanya.

Setelah disepakati mekanisme penggunaan dana dan mekanisme pertanggungjawabannya maka akan disosialisasikan secara terbuka.

‘’Pembahasan  konsep dan teknis melibatkan sesepuh NTT di Malang Raya, akademisi asal NTT di Malang Raya dan para tokoh yang memiliki kapasitas dan berkompeten. Sekarang sedang dalam tahap pembahasan. Setelah itu akan disosialisasikan secara terbuka,’’ tandas Peter.

Sementara itu sesepuh NTT Malang Raya Drs Ambrosius Dari MM   menyampaikan terima kasihnya kepada Viktor Bungtilu Laiskodat yang telah memberikan bantuan.

“Bantuan sudah diberikan oleh Pak Viktor, jumlahnya Rp 500 juta. Terima kasih banyak perhatian Pak Viktor. Bantuan dana ini akan digunakan sebaik-baiknya sesuai harapan Pak Viktor dan memang harus transparan dan dapat dipertanggungjawabkan. Karena itu kami mulai membahas bagaimana pengelolaan dan mekanisme penggunaan dana bantuan dari Pak Viktor,’’ jelasnya.

Ambrosius yang juga mantan Pimpinan Bank Jatim cabang Probolinggo tahun 2005-2009 ini menegaskan pengelolaan dan pertanggungjawaban sangat penting dan paling utama. Karena itu dibutuhkan mekanisme penggunaan anggaran.

‘’Mekanismenya ini harus dibahas bersama dan disepakati bersama. Jadi disini pembahasan yang penuh dengan kebersamaan harus diutamakan,’’ kata  mantan Pimpinan Bank Jatim Cabang Kota Batu tahun 2003- 2005 ini.

Lebih lanjut Ambrosius mengatakan, mekanisme pertanggungjawaban anggaran  juga sangat penting.  Laporan penggunaan anggaran secara berkala juga harus dilakukan. 

‘’Karena ini tanggungjawab yang besar. Kita mendapat amanah dari Bapak Viktor untuk keluarga besar NTT di Malang Raya. Jadi ini sekaligus momentum bangun trust, ini harus dijaga betul. Sebagai salah satu sesepuh dari Malang Raya, saya sampaikan terima kasih kepada Bapak Viktor,” pungkas  mantan Dirut BPR Kawan tahun 2012-2019 ini. (red)

Sekarang

Tegas! Pelaku Bullying di Jakarta Bakal Dicabut KJP-KJMU

Sekarang

Pojok Baca Nahdliyin Pekalongan Diapresiasi Menteri Agama

Sekarang