U

Dialog Menekraf dengan Kembali Berdjaya Group Bawa Kuliner Lokal ke Seoul

SekarangAja, JAKARTAMenteri  Ekraf Teuku Riefky Harsya berdialog dengan Kembali Berdjaya Group. Agendanya menjajaki potensi kolaborasi pembukaan restoran kuliner Nusantara di Republik Korea.

Ini upaya menjadi bagian dari komitmen Kementerian Ekraf mendorong kuliner Indonesia menembus pasar global. Sekaligus memperkuat perannya dalam rantai pasok ekonomi kreatif dan kontribusinya terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional.

“Langkah ini sangat strategis dalam memperkuat identitas kuliner tradisional kita agar mampu bersaing dan memiliki posisi tawar yang kuat di kancah internasional. Pemerintah sepenuhnya mendukung inisiatif pelaku usaha lokal yang berani melakukan ekspansi global demi membawa cita rasa asli Indonesia ke panggung dunia,” ujar Teuku Riefky, belum lama ini.

Dalam pertemuan berkala tersebut, kedua pihak membahas sejumlah dukungan strategis. Mulai dari arahan kebijakan dan fasilitasi promosi internasional hingga perluasan jejaring.

Pembahasan juga mencakup upaya memperkuat konektivitas ekosistem kreatif Indonesia dan Republik Korea, membuka peluang kolaborasi ekonomi kreatif, serta memfasilitasi business matching dengan mitra strategis dan investor potensial.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang diolah Kementerian Ekraf, subsektor kuliner menjadi kontributor terbesar bagi ekonomi kreatif pada 2025 dengan proporsi mencapai 41,06 persen dan pertumbuhan sebesar 8,44 persen. Kinerja ekspor barang subsektor kuliner juga menunjukkan tren positif, meningkat dari 0,23 miliar dolar AS pada Januari–April 2025 menjadi 0,28 miliar dolar AS pada periode yang sama pada 2026.

“Kehadiran produk lokal di luar negeri akan menjadi motor penggerak baru bagi penguatan ekspor berbasis kuliner. Kami siap memfasilitasi restoran yang mau buka di luar negeri. Nantinya, kami akan sambungkan untuk business matching dengan investor asal Indonesia, promosi, serta integrasi dengan UMKM yang terverifikasi, yang nantinya akan ditindaklanjuti bersama direktorat Kementerian Ekraf terkait,” jelas Menteri Ekraf Teuku Riefky Harsya.

Restoran Indonesia yang akan dikembangkan Kembali Berdjaya Group di Seoul akan mengusung konsep kuliner dan kopi kontemporer yang tetap mempertahankan cita rasa autentik Indonesia.

Kehadiran restoran ini diharapkan dapat memperkenalkan warisan hospitality Indonesia sekaligus memperluas pengenalan kuliner Nusantara di Republik Korea. Pemilihan Seoul sebagai lokasi didasarkan pada besarnya potensi pasar food and beverage (F&B) serta tingginya daya beli masyarakat urban terhadap tren kuliner khas Asia Tenggara.

“Kami berkomitmen membangun restoran Indonesia di Korea ini bukan sekadar tempat makan, melainkan sebuah platform hospitality Indonesia yang adaptif, scalable, dan dapat terus berkembang di pasar internasional. Kami sekaligus mengapresiasi mendalam atas respons positif Kementerian Ekraf yang diharapkan mampu mempercepat realisasi peta jalan ekspansi gerai kami di Seoul,” ungkap Project Founder Kembali Berdjaya Grup, Meta Rosiana. (red)

Sekarang

Presiden Prabowo Pastikan Penanganan Karhutla Berjalan Optimal

Sekarang

DPRD Kota Malang Sikapi Penanganan PKL oleh Pemkot Malang

Sekarang

DPRD Kota Malang Dorong Pembentukan Tim Percepatan PSU

Sekarang