U

Bekali Siswa Hadapi Ujian, Begini Cara Dosen Ma Chung Beri Motivasi

KOTA MALANG– Bahagianya 42 siswa kelas 6 SDK Mardiwiyata 1 Malang. Pasalnya mereka mendapat  training motivasi dari Dosen Universitas Ma Chung. Training ini untuk mempersiapkan diri menghadapi ujian.

Kepala SDK Mardiwiyata 1 Malang Frater M. Walterus Raja Oja, BHK, S.Pd, M.Pd mengatakan  tujuan  training motivasi ini untuk   mempersiapkan mental dan rohani siswa-siswi kelas 6 agar  siap menghadapi ujian.

Sekolah memberikan fasilitas untuk siswa-siswi kelas 6 waktu untuk pembinaan diri. Harapannya melalui kegiatan ini, siswa-siswi kelas 6 bisa maksimal mengikuti ujian sekolah.

“Saya selaku kepala sekolah sangat berharap siswa-siswi kelas 6 bisa maksimal mempersiapkan diri menghadapi ujian sekolah. Frater sungguh ingin siswa-siswi kelas 6 bisa lulus dengan hasil yang sangat memuaskan,” katanya.

“Sekolah sengaja mengundang Bapak Felik Sad Windu selaku dosen dari Universitas Ma Chung terlibat langsung untuk memberikan motivasi. Harapannya kegiatan ini sungguh-sungguh memberikan hasil yang baik bagi siswa-siswi kelas 6. Terima kasih Bapak Felik Sad Windu atas kesediaannya bekerjasama dengan sekolah kami,” kata Frater Walterus

Dalam kegiatan ini, Felik Sad Windu Wisnu Broto, SS  M.Hum selaku narasumber tunggal memberikan lima materi. Yakni  Who Am I, What Are Our Dreams, Let’s Process, Give Forgiveness dan We Are The Champions.

Materi-materi diberikan dengan metode bermain dan penugasan. Siswa-siswi mendapat lembar tugas dan sekaligus berproses bersama.

Siswa-siswi sangat senang dan antusias mengikuti kegiatan ini. Darti, salah seorang pendamping kegiatan mengatakan bahwa anak didik senang dan antusias mengikuti kegiatan karena kegiatannya menyenangkan. Ada bermain,  bernyanyi dan ada presentasi. Anak-anak tidak bosan dan tetap semangat.

“Menurut saya kegiatan ini sangat menyenangkan dan menarik. Anak-anak semangat dan antusias mengikutinya. Bahkan tadi pada saat Bapak Felik memberikan materi mengenai memaafkan. Pak Felik kan bilang bahwa tidak ada keluarga yang sempurna. Tidak ada mama dan papa yang sempurna. Hanya pengampunan yang bisa menyempurnakannya. Memaafkan. Maka anak-anak dibimbing oleh Pak Felik untuk bisa memaafkan orang tua. Anak-anak banyak yang terharu dan menangis! Bagi saya ini menarik sekali!” kata Darti

 Felik selaku narasumber memberikan pesan kepada peserta di akhir sesinya untuk selalu ingat akan tujuan hidup mereka. Ingat dengan cita-cita yang sudah mereka tentukan. Dan harus selalu semangat dan maksimal mengejar mimpi dan cita-cita. Seorang Wayne Huienga mengatakan bahwa beberapa orang memimpikan kesuksesan, sementara yang lain bangun pagi untuk mewujudkannya.

 Felik berpesan agar peserta memiliki semangat untuk mau bersusah payah mewujudkan mimpi atau cita-cita. Jangan hanya cukup bermimpi atau memiliki angan-angan saja tapi tidak ada bentuk wujudnya.

“Terima kasih adik-adik semuanya yang sudah berproses bersama saya sampai dengan sesi terakhir ini. Saya berharap adik-adik semua tetap semangat untuk menjalani semua proses yang sudah direncanakan sekolah. Siap untuk mengikuti ujian dengan penuh optimism,” harapnya.

“Setelah kegiatan ini berakhir saya meminta adik-adik sebelum pulang untuk menghampiri semua guru dan karyawan di sekolah ini. Pertama sampaikan terima kasih atas bimbingannya selama ini. Kedua minta maaf atas semua kesalahan yang pernah diperbuat. Dan terakhir mohon doa restu semoga sukses di dalam menempuh ujian” pesan  Felik menutup sesi motivasi. (sadw/red)

Jakarta Diprakirakan Cerah Hari Ini

Sekarang

Di Sini Cara Mandiri Warga Cek Kualitas Udara Jakarta

Hijau

Jakarta Diprakirakan Cerah Hari Ini

Sekarang