U

Begini Alasannya Gen Z Harus Ikut Pembinaan Ketahanan Keluarga

SekarangAja, SURABAYAPembinaan Gen Z sangat penting. Terutama  untuk membangun ketahanan keluarga. Itu bisa dilakukan  melalui penguatan nilai, karakter, dan keterampilan hidup sejak dini.

Pembahasan mengenai keluarga sehat tidak dapat dimulai ketika seseorang telah memasuki kehidupan rumah tangga. Namun harus dibangun sejak usia remaja.

Hal tersebut dipaparkan Sekretaris Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama, Lubenah, saat membuka Bimbingan Teknis Fasilitator Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) di Surabaya.

“Ketika seseorang memasuki fase berkeluarga, ia membutuhkan fondasi yang kuat. Karena itu, pembinaan harus dimulai sejak remaja, saat nilai dan keputusan hidup mulai dibangun,” ujar Lubenah.

Menurut dia, masa remaja merupakan fase krusial dalam pembentukan karakter dan arah kehidupan. Karena itu, generasi muda perlu dipersiapkan tidak hanya secara fisik, tetapi juga mental dan karakter.

Ia menjelaskan, pembinaan harus dimulai dari lingkungan keluarga dan diperkuat melalui pendidikan agar remaja siap menghadapi kehidupan berkeluarga di masa depan.

Lubenah juga mengungkapkan kompleksitas tantangan yang dihadapi remaja saat ini. Terutama akibat perkembangan ruang digital dan perubahan pola interaksi sosial. “Di satu sisi membuka peluang besar, namun di sisi lain juga menghadirkan berbagai risiko yang perlu diantisipasi,” jelasnya.

Menurut dia, remaja perlu dibekali kemampuan mengambil keputusan, menghadapi tekanan sosial, serta menjaga nilai-nilai dalam kehidupan bermasyarakat.

Karena itu, ia menekankan program pembinaan tidak boleh berhenti pada aspek formal atau seremonial, tetapi harus menjadi bagian dari pembangunan manusia secara utuh.

“Program pembinaan harus mampu memberikan dampak nyata, tidak hanya sebatas kegiatan, tetapi menghadirkan perubahan cara pandang, pemahaman, dan sikap,” tegasnya.

Dalam konteks tersebut, penguatan layanan keluarga dinilai penting dengan pendekatan yang relevan, adaptif, dan dekat dengan kehidupan remaja. Selain itu, Lubaenah menekankan pentingnya sinergi antarpihak agar program pembinaan berjalan efektif dan menjawab kebutuhan di lapangan.

Ia menambahkan, Kemenag mendorong penguatan edukasi, pendampingan, dan pengembangan praktik baik sebagai langkah konkret pembinaan generasi muda. “Perubahan besar selalu dimulai dari kualitas diri kita masing-masing. Dari situlah kita dapat memberikan manfaat bagi masyarakat secara luas,” katanya. (red)  

JIS Pusat Aktivitas Gaya Hidup

Cegah Hantavirus dengan Penerapan PHBS

Sekarang

Gubernur Pramono Dampingi Wapres Gibran Tinjau Proyek MRT

Sekarang

JIS Pusat Aktivitas Gaya Hidup

Sekarang

Cegah Hantavirus dengan Penerapan PHBS

Sekarang