Di Kota Malang, Bisa Jalan-Jalan ke Mal Sambil Urus Adminduk
KOTA MALANG– Ngemal sambil ngurusi administrasi kependudukan. Ini ada di Kota Malang. Dan layanan pengurusan administrasi kependudukan (adminduk) yang dibuka di pusat perbelanjaan ini terbukti efektif. Itu tampak saat Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kota Malang membuka layanan adminduk di Mal Olympic Garden (MOG), Minggu (21/4/2024) hari ini.
Kadispendukcapil Kota Malang Ir Dahliana Lusi Ratnasari mengakui satu jam dibuka, sudah 200 orang mengantre layanan adminduk. Ia mengakui antusiasme warga sangat besar mengurus berbagai layanan adminduk.
“Karena kebanyakan dari mereka saat hari-hari biasa tak bisa ngurus. Ketika tahu ada informasi dibuka di mal dan memang ini hari Minggu, jadinya banyak yang datang. Sampai antre panjang,” terang Lusi sapaan akrab Ir Dahliana Lusi Ratnasari.
Dijelaskannya kegiatan adminduk yang tentatif ini memang dibuka di pusat-pusat keramaian. Salah satunya pusat perbelanjaan atau mal di akhir pekan. Layanan “One Day Service” ini melayani berbagai pengurusan adminduk dengan konsep “satu hari jadi”.
Layanan yang dibuka itu di antaranya pengurusan Kartu Keluarga (KK baru, rusak, hilang, penambahan anggota keluarga, barcode), lalu KTP Hilang atau rusak, Layanan KIA (Kartu Identitas Anak) dan Akta Kelahiran Tunggal (khusus bagi warga Kota Malang yang sudah aktivasi IKD).
Pj Wali Kota Malang Wahyu Hidayat pun datang langsung melihat one day service layanan adminduk di MOG tadi siang. Menurut dia kegiatan ini sangat efektif untuk ketertiban adminduk warga Kota Malang.
“Sangat efektif ini saja ratusan yang masih mengantre. Artinya kan warga sudah sangat sadar untuk urus adminduk mereka. Ini bisa jadi bahan pertimbangan kebijakan kami, untuk bisa merutinkan kegiatan seperti ini,” kata Wahyu.
Dia mengatakan, tidak hanya di pusat-pusat perbelanjaan atau di akhir pekan saja, nantinya akan dirumuskan pembukaan layanan adminduk di momen-momen tertentu. Sehingga warga bisa dengan mudah mengakses layanan. Seperti di acara atau event besar dan momen hari-hari raya besar.
Wahyu menambahkan, dari hasil berbincang dengan warga di lokasi pelayanan adminduk, kebanayakan warga juga belum mengetahui adanya layanan publik yang dibuka di Mal Pelayanan Publik (MPP).
“Ya tadi itu banyak yang bilang tak tahu ada MPP. Tapi memang kebanyakan antusias ke sini karena ini hari minggu mereka libur dan memang mau urus itu. Kedepan akan kita pertimbangkan bisa dirutinkan kegiatan ini,” kata Wahyu. (ran)















