U

Puluhan Sekolah di Kota Malang Direhab Tahun 2024

MALANG– Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang berencana merehabilitasi 40 gedung sekolah. Kondisi bangunan sekolah yang rusak itu sudah disurvei sebelumnya. Kepala Disdikbud Kota Malang, Suwarjana mengatakan telah mengalokasikan anggaran untuk rencana rehabilitasi tersebut. Biaya yang dialokasikan diperkirakan sebanyak Rp 5 miliar.

40 gedung sekolah yang telah terdata itu dinilai pemerintah dalam kondisi kurang layak. Itulah sebabnya perlu dibantu untuk rehabilitasi. Suwarjana mengatakan 40 sekolah itu membutuhkan perhatian khusus.

“Itu SD dan SMP negeri, termasuk Madrasah Ibtidaiyah (MI) juga ada, swasta juga ada. Jadi nanti kami anggarkan di APBD murni 2024, tapi belum muncul total anggarannya. Ini yang diperjuangkan,” ungkap Suwarjana.

Disdikbud melakukan survei ke masing-masing sekolah tersebut untuk mencatat kebutuhan perbaikan yang diperlukan. Menjelang musim hujan, rencana perbaikan bisa dipercepat untuk mengantisipasi terjadinya kerusakan bangunan sekolah akibat bencana hidrometeorologi.

“Masing-masing sekolah ini kan tidak sama kebutuhan dan kerusakannya. Harapannya juga untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, makanya mulai tahun ini sudah kami siapkan insidentil, apalagi ini musim hujan,” sambungnya.

Dalam upaya mengantisipasi dampak bencana alam terhadap sekolah,  Suwarjana juga menyebutkan bahwa Disdikbud Kota Malang telah mengalokasikan anggaran insidentil sebesar Rp 1 miliar.

Keputusan ini menjadi langkah proaktif untuk melindungi sekolah. Terutama untuk bangunan sekolah yang berada di daerah rawan, seperti di pinggiran sungai. “Tapi untuk itu kami juga berkoordinasi dengan Dinas PUPR, kalau memang bisa dianggarkan di PU, ya kami ajukan ke PU. Khusus untuk plengsengan, agar tidak longsor,” tegasnya. (ran)

Nyepi, Kawasan TNBTS Tutup Sementara

Sekarang

Pemerintah Tetapkan Idulfitri Sabtu 21 Maret 2026

Sekarang

Nyepi, Kawasan TNBTS Tutup Sementara

Sekarang