DKI Jakarta Tawarkan 37 Proyek Strategis
SekarangAja, JAKARTA– Ayo investasi di DKI Jakarta. Setidaknya ada 37 proyek strategis yang ditawarkan kepada para investor. Dipastikan ini investasi yang menguntungkan.
Hal itu terungkap dalam Jakarta Investment Festival 2026 di Hotel Shangri-La, Jakarta Pusat, Jumat (28/8/2026) hari ini. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengundang para investor untuk menanamkan modalnya di Jakarta. Menurutnya, iklim investasi di Jakarta saat ini semakin tumbuh kuat.
“Saya sebagai Gubernur mengajak Anda untuk berinvestasi di Jakarta. Jakarta akan memberikan keuntungan,” kata Gubernur Pramono melansir beritajakarta.id.
Di tengah ketidakpastian ekonomi global, pertumbuhan ekonomi Jakarta terus bergerak positif. Pada semester pertama 2026, ekonomi Jakarta tumbuh 5,52 persen lebih tinggi dari nasional, dengan inflasi terkendali di angka 2,5 persen.
Sementara realisasi investasi mencapai Rp173,6 triliun atau sekitar 10,5 miliar dolar AS. Pertumbuhan ini menjadi fondasi kuat bagi Jakarta untuk terus tumbuh.
Tak hanya itu, peringkat global Jakarta juga tercatat semakin kuat dari 74 ke 71, yang menunjukan peningkatan pengakuan internasional terhadap daya saing kota. Selain itu, Jakarta sebagai ibu kota kini menempati peringkat 53 dari 100.
“Saya cukup senang karena kinerja kami lebih baik dari Washington D.C. Ini menunjukan bahwa Jakarta tetap tangguh dan pasar masih memiliki kepercayaan terhadap kota ini,” katanya.
Menurut dia, tingkat kepercayaan pasar ini menjadi peluang bagi Jakarta untuk terus tumbuh. Karena itu, Pemprov DKI memanfatkan peluang ini dengan menawarkan 37 proyek strategis di Jakarta yang total nilai investasinya mencapai Rp 115 triliun.
Beberapa proyek strategis yang ditawarkan seperti pengembangan kawasan terpadu, hunian, perluasan konektivitas transportasi, akses air bersih, hingga transformasi pengelolaan sampah.
Selain kesiapan infrastruktur, Pemprov DKI juga menyiapkan sumber daya manusia yang berkualitas. Hal ini ditunjukan dengan angka Indeks Pembangunan Manusia yang mencapai 85,05 pada 2025.
Untuk mendanai berbagai proyek infrastruktur tersebut, Pemprov DKI juga tengah menyiapkan penerbitan obligasi daerah. “Kami mengundang investor tidak hanya untuk berinvestasi pada proyek individu, tetapi juga berpartisipasi dalam membangun Jakarta,” katanya.
Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM sekaligus CEO Danantara Indonesia, Rosan Roeslani menyebut, Jakarta memiliki kontribusi signifikan terhadap total investasi yang masuk ke Indonesia.
Karena itu, kolaborasi antara pemerintah pusat dan Pemprov DKI diperlukan untuk memastikan berbagai proyek strategis di Jakarta bisa berjalan. “Tugas kami bagaimana kita bisa memfasilitasinya dan implementasinya bisa berjalan dengan baik dan benar dan juga memberikan asas manfaat, bukan hanya kepada Jakarta tapi juga kepada seluruh ekonomi di Indonesia,” jelasnya.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi DKI Jakarta, Heru Hermawanto menyampaikan, Jakarta Investment Festival (JIF) 2026 merupakan forum investasi dan bisnis tahunan yang diinisiasi Pemprov DKI untuk mempromosikan Jakarta sebagai kota global yang ramah investasi.
Forum ini diselenggarakan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi DKI Jakarta melalui lembaga promosi investasi resmi, Jakarta Investment Centre (JIC). “Tahun ini kami mempromosikan 37 proyek infrastruktur berkelanjutan ready-to-offer melalui JIF 2026,” lanjutnya.
Proyek-proyek ini ditawarkan oleh empat BUMN, 10 BUMD Jakarta dan satu anak perusahaan, serta dua Badan Layanan Umum Nasional dan Daerah, yang mencakup berbagai sektor termasuk perumahan, perhotelan, olahraga dan rekreasi, industri dan logistik, komersial, TOD, utilitas, dan transportasi.
“Kami sangat menantikan untuk bertukar gagasan dan memperkuat kolaborasi melalui diskusi pleno hari ini serta roundtable investor dan pemimpin,” ucapnya.
Untuk diketahui, Jakarta Investment Festival 2026 diselenggarakan untuk menarik investasi global dan kerja sama strategis dalam mewujudkan Jakarta kota global.
JIF 2026 berlangsung selama 27-28 Agustus 2026, dengan mengusung tema “Advancing Today, Securing Tomorrow”. Forum ini menghadirkan lebih dari 60 kolaborator, sekitar 60 pembicara, 37 proyek investasi, dan sekitar 30 stan pameran.
Rangkaian acara JIF 2026 meliputi forum bisnis, seminar, exhibition, workshop, one on one session, serta investor gathering. (red)
- DKI Jakarta Tawarkan 37 Proyek Strategis
- Heru Hermawanto
- Investasi menjanjikan di Jakarta
- Jakarta Investment Festival 2026
- Jakarta Investment Festival 2026 selama 27-28 Agustus 2026
- Jakarta Tawarkan 37 Proyek Strategis
- Jenis proyek strategis di DKI Jakarta
- JIF 2026
- JIF 2026 berlangsung selama 27-28 Agustus 2026
- Jumlah proyek strategis di DKI Jakarta
- Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi DKI Jakarta Heru Hermawanto
- Peluang investasi di Jakarta
- Pemprov DKI Jakarta















