U

Ini Alasan DPRD Kota Malang Dorong Percepatan Relokasi Pasar Induk Gadang

SekarangAja, MALANGKetua Komisi C DPRD Kota Malang, Anas Muttaqin, menginginkan adanya percepatan proses relokasi lapak pedagang yang masih tersisa, yang masih menghambat pengerjaan proyek perbaikan jalan di Pasar Induk Gadang (PIG). Langkah ini cukup penting untuk menjamin kelancaran pelaksanaan program fisik yang sudah berjalan selama beberapa pekan ini.

Anas menekankan, semakin cepat proses relokasi diselesaikan, maka perbaikan jalan akan semakin cepat tuntas. Sebab, proyek fisik perbaikan jalan dengan konstruksi cor beton akan memakan waktu cukup panjang sehingga membutuhkan koordinasi yang matang.

“Kami mendorong untuk mempercepat relokasi. Karena ketika relokasi itu semakin cepat, maka pelaksanaan perbaikan jalannya akan semakin cepat,” ujar Anas.

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini  mengungkapkan, sejumlah proyek infrastruktur dinamikanya seringkali kurang berjalan mulus. Hal tersebut berpotensi memicu kendala koordinasi antar-instansi terkait.

Oleh karena itu, Komisi C terus mendorong agar hambatan tersebut segera diatasi. Pihaknya pun juga terus berkoordinasi dengan Komisi B DPRD Kota Malang sebagai mitra kerja Diskopindag Kota Malang yang berwenang melakukan relokasi.

“Bagaimana caranya relokasi itu segera rampung, selesai, klir, sehingga bisa segera diintervensi (perbaikan),” tambahnya.

Sedangkan kekhawatiran potensi keterlambatan pengerjaan akibat masuknya musim hujan, Anas menegaskan bahwa terkait mekanisme tahun anggaran, pengerjaan proyek harus menyesuaikan dengan ‘timing’ dan ritme yang telah ditentukan. Oleh karenanya ia mengingatkan potensi terjadinya keterlambatan supaya bisa dimitigasi sejak awal.

“Ya pilihannya, pekerjaan kalau tidak sesuai ‘timing’, tidak sesuai ritme, ya ada skemanya, termasuk ada sanksi,”  kata wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) Sukun ini.

 Sebelumnya Pemerintah Kota (Pemkot) Malang terus menegaskan komitmen dalam percepatan revitalisasi Pasar Induk Gadang (PIG). Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, bersama jajaran terkait bahkan sudah meninjau langsung pembongkaran kios (bedak) di sisi selatan pasar sebagai bagian dari penataan kawasan pasar beberapa waktu lalu.

sekarangaja

Sebelumnya Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat bersama Wawali Ali Muthohirin saat meninjau pembongkaran kios sisi selatan Pasar Induk Gadang. Wali Kota Malang Wahyu Hidayat  menegaskan bahwa peninjauan ini sekaligus untuk mengingatkan kembali komitmen para pedagang yang sebelumnya telah menyepakati relokasi.

“Pada saat puasa kemarin kita datang ke sini, pedagang berjanji memang April semua tuntas. Tapi memang ada beberapa kendala, baik karena hujan, kemudian masih ada masyarakat yang masih ingin menunda, dan lain-lain,” ungkapnya.

Wali Kota Wahyu Hidayat pun menegaskan bahwa langkah pembongkaran yang dilakukan saat ini menunjukkan keseriusan pemerintah, meskipun tetap mengedepankan pendekatan persuasif. Tenggat waktu yang diberikan adalah satu minggu bagi pedagang, khususnya yang berada di pinggir jalan untuk segera berpindah ke area dalam pasar.

“Ini sebagai simbolis bahwa Pemerintah Kota Malang serius dan tidak main-main dalam memberikan batas waktu. Kita kasih kesempatan satu minggu, mereka yang berada di pinggir jalan dulu untuk pindah ke dalam,” tegasnya.

Lebih lanjut, Wali Kota Wahyu Hidayat  membeberkan bahwa proses relokasi ini telah melalui komunikasi panjang sejak akhir tahun lalu. Pemerintah bahkan telah memberikan kelonggaran waktu hingga setelah Lebaran.

“Kita sudah berbicara baik-baik sejak Desember. Mereka minta setelah hari raya, dan kita batasi sampai dengan April,” beber orang nomor satu di jajaran Pemkot Malang itu.

Wali Kota Malang Wahyu Hidayat juga mengingatkan bahwa jika batas waktu tersebut tidak dipenuhi, pemerintah akan mengambil langkah tegas.

Kurang lebih 1.200 pedagang direlokasi ke dalam area pasar. Seluruh pedagang merupakan pedagang lama yang telah menempati kawasan tersebut selama puluhan tahun. “Yang tertampung sekitar 1.200 pedagang, dan semuanya adalah pedagang lama, tidak ada pedagang baru,” pungkasnya.

Meski diakui tidak mudah, Wali Kota Malang Wahyu Hidayat  mengapresiasi kesadaran pedagang yang mulai bersedia pindah secara bertahap. Pemkot Malang berharap proses revitalisasi Pasar Induk Gadang dapat berjalan sesuai rencana dan segera memberikan dampak positif bagi kelancaran lalu lintas serta kenyamanan masyarakat dan pedagang. (inforial/red)

Jakarta Diprakirakan Cerah Hari Ini

Sekarang

Komitmen Gubernur DKI Jakarta untuk Lembaga Adat Betawi

Budaya

Jakarta Diprakirakan Cerah Hari Ini

Sekarang