U

33 Tahun Gereja Katolik Kayutangan Kota Malang Konsisten Jalankan Tradisi Salaman Lebaran Usai Umat Islam Salat Id

SekarangAja, MALANGTradisi menyalami umat Islam dan mengucapkan selamat Idulfitri usai Salat Id sudah bertahun-tahun lamanya dilakukan pemuka dan umat Katolik Gereja Katolik Paroki Hati Kudus Yesus (HKY) Kayutangan Kota Malang.  Peristiwa toleransi ini biasanya viral. Dan itu masih dilakukan hingga Idulfitri, Sabtu (21/3/2026) tadi pagi usai Umat Islam usai Salat Id di Masjid Jami Kota Malang. Ternyata ini sudah berlangsung sejak tahun 1993 lalu, sudah 33 tahun lamanya.  

Romo Paroki Hati Kudus Yesus (HKY) Kayutangan Kota Malang Henrikus Suwaji mengatakan tradisi ini sudah dilaksanakan umat gerejanya sejak 1993 silam. Hal ini menjadi bentuk kepedulian dan rasa solidaritas antar umatberagama.

“Karena Masjid Jami dan Gereja kami berdekatan. Setiap tahun kami buka ruang ini agar teman-teman muslim ada tempat untuk Salat Id juga karena pasti jumlahnya banyak,” papar Romo Suwaji.

Karena itu pula halaman gereja Katolik yang tak jauh dari Masjid Jami itu dibuka untuk tempat Salat Id. Umat Islam pun memadati halaman gereja tersebut.  

Dijelaskan Romo Suwaji, tahun ini ada yang berbeda. Pengurus gereja menyiapkan tenaga kesehatan dan posko. Jika ada yang membutuhkan, maka umat muslim bisa mendapat pertolongan kesehatan selama Salat Id terlaksana.

Selain membuka area gereja, usai Salat Id, para pengurus gereja mulai dari Romo/Pastor, suster hingga frater dan perwakilan umat  berjejer di depan gereja. Mereka menyambut dan menyalami satu persatu umat muslim untuk mengucapkan selamat hari raya. (cia)

Sekarang