U

Ini Tradisi Merawat Toleransi FKAUB Malang Raya, Silaturahmi Imlek lalu Bukber

SekarangAja, MALANGForum Komunikasi Antar Umat Beragama (FKAUB) Malang Raya punya tradisi khas merayakan hari besar keagamaan. Dengan bersemangat merawat toleransi, mereka mengadakan secara kekeluargaan.

Ini seperti yang dilakukan saat acara Silaturahmi Imlek dan Buka Puasa Bersama (Bukber) FKAUB Malang Raya. Karena Imlek maka diadakan di kediaman Presidium Konghucu FKAUB Malang Raya, rumah Ibu Tjong Ngoek Tjhoy, Senin (16/3/2026) tadi sore.

Suasana kekeluargaan, kebersamaan dan penuh toleransi sangat terasa selama acara berlangsung. Semuanya cair tanpa sekat. Begitu tiba waktunya berbuka puasa, perwakilan umat Islam yang hadir langsung membatalkan puasa dengan sejumlah menu yang sudah disediakan tuan rumah. Semua perwakilan agama yang hadir  pun menyusul makan bareng.

Setelah itu pembagian angpao oleh tuan rumah Ibu Tjong Ngoek Tjhoy. Semua yang hadir kebagian amplop merah, ciri khas angpao. ‘’Wah…. Bukber dapat angpao ini,’’ celutuk beberapa orang yang hadir sembari tersenyum. Semuanya larut dalam canda penuh kebersamaan.  

sekarangaja

Sekjen FKAUB Malang Raya, Pendeta David Tobing mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu tradisi FKAUB Malang Raya saat memperingati hari besar keagamaan. Tahun sebelumnya, saat Imlek diadakan di Kelenteng Eng An Kiong Kota Malang.

“Tahun ini diadakan di rumah Presidium Konghucu FKAUB Malang Raya Ibu Tjong Ngoek Tjhoy. Agar suasana kebersamaan dan kekeluargaan yang selama ini sudah rekat makin terawat,’’katanya.

Pendeta David mengatakan Silaturahmi Imlek dan Buka Puasa Bersama (Bukber) FKAUB Malang Raya ini dalam rangka Imlek. ‘’Kebetulan bersamaan dengan Bulan Ramadan, menghormati saudara-saudara muslim jadi dirangkai dengan buka puasa bersama,’’ kata Pendeta David.

Ia menjelaskan ini merupakan kegiatan rutin FKAUB Malang Raya saat hari besar keagamaan. Tujuannya selain merawat kebersamaan dan toleransi sekaligus moderasi keagamaaan yang sudah terjalin selama ini.

Menariknya saat acara berlangsung, perwakilan semua  agama dan penghayat kepercayaan Terhadap Tuhan yang Maha Esa  hadir. Selain itu terdapat pula sejumlah tokoh. Di antaranya tampak pengacara Gunadi Handoko SH.

Hadir pula perwakilan Forum Bhinneka Muda yang merupakan wadah generasi muda lintas agama, Srikandi FKAUB Malang Raya yang merupakan wadah kaum perempuan lintas agama. Selain itu hadir pula LISA, elemen peduli lingkungan hidup. (red)

Sekarang

Ini 117 Lokasi Pemantauan Hilal Awal Syawal 1447 H

Sekarang

Tak Punya Izin, Lapangan Padel di Jagakarsa disegel

Sekarang