Pak Mbois Turun Tangan Ringankan Beban Warga Kota Malang Jelang Lebaran
SekarangAja, MALANG-Pemkot Malang bersama Kejaksaan Negeri Kota Malang menggelar pasar murah. Tujuannya untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau menjelang Hari Raya Idulfitri.
Wali Kota Malang Wahyu Hidayat mengatakan pasar murah tersebut merupakan lokasi ketiga yang digelar sebagai bagian dari upaya pengendalian inflasi daerah.
Dalam program ini, masyarakat cukup membayar Rp 50 ribu untuk mendapatkan paket sembako yang berisi beras premium 5 kilogram, minyak goreng 2 liter, serta gula 1 kilogram.
“Dengan Rp 50 ribu masyarakat sudah mendapatkan beras 5 kilogram, minyak goreng 2 liter, dan gula 1 kilogram. Padahal harga di pasaran sekitar Rp 150 ribu. Dan ini kualitasnya premium,” ujar Wahyu.
Wali Kota Wahyu yang akrab disapa Pak Mbois ini menambahkan antusias masyarakat terhadap pasar murah sangat tinggi. Karena itu, sistem pembelian kini diatur menggunakan kartu dengan jadwal kedatangan bergelombang agar tidak terjadi penumpukan warga di satu waktu.
Pemkot Malang menyediakan sekitar 1.300 paket sembako di setiap kecamatan. Dengan lima kecamatan yang ada, total paket yang disiapkan mencapai sekitar 6.500 paket.
Menurut Pak Mbois, program pasar murah menjadi salah satu bentuk intervensi Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok menjelang Lebaran.
Selain paket sembako, Pemkot Malang juga melakukan intervensi harga pada komoditas lain seperti cabai rawit. Harga cabai yang sebelumnya mencapai Rp 120 ribu per kilogram kini dijual Rp 80 ribu per kilogram.
“Cabai kita jual setengah kilo Rp 40 ribu supaya masyarakat bisa membeli secara merata,” katanya.
Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Kota Malang Trijoko mengatakan pihaknya mendukung pelaksanaan pasar murah karena harga sembako biasanya mengalami kenaikan menjelang Idulfitri.
Ia menilai kehadiran pemerintah melalui pasar murah penting untuk menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan tidak terjadi kelangkaan bahan pokok di masyarakat.
“Kami ingin memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa kelangkaan bahan pokok tidak ada dan kondisinya masih stabil,” ujar Trijoko. Pemkot Malang bersama TPID akan terus memantau perkembangan harga kebutuhan pokok di pasaran agar tetap terkendali hingga menjelang Idulfitri. (cia)
- Barang yang dijual di Pasar Murah Kota Malang jelang lebaran
- Harga barang di Pasar Murah Kota Malang jelang lebaran
- Jadwal Pasar Murah Kota Malang jelang lebaran
- Lokasi Pasar Murah Kota Malang jelang lebaran
- Pak Mbois sapaan akrab Wali Kota Malang Wahyu Hidayat
- Pemkot Malang
- Pemkot Malang gelar Pasar Murah jelang Lebaran
- Wali Kota Malang Wahyu Hidayat















