Wamen Ekraf Irene Umar Apresiasi Toadore Festival
SekarangAja, JAKARTA- Toadore Festival Vol III yang digagas mahasiswa asal Tidore di Yogyakarta diapresiasi Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Irene Umar. Festival ini menjadi wadah strategis promosi budaya, potensi daerah, serta akselerasi ekonomi kreatif Kota Tidore Kepulauan.
“Buat aku ini inisiatif dari mahasiswa yang bagus. Ini dapat menjadi perpanjangan tangan daripada kotanya atau desanya masing-masing. Festival ini diharapkan bisa menjadi wadah untuk menciptakan creative trip ke Tidore. Creative trip itu memberikan nilai tambah karena membuat orang datang untuk belajar, memahami, dan mencintai daerah tersebut,” kata Wamen Ekraf Irene Umar saat audiensi dengan panitia Toadore Yogyakarta, Fando (tengah) di Kantor Kementerian Ekonomi Kreatif, Jakarta, belum lama ini.
Ia menambahkan, konsep creative trip dapat menjadi pendekatan baru dalam memperkuat ekonomi kreatif berbasis daerah. Melalui pengalaman yang autentik, masyarakat tidak hanya mengenal budaya Tidore, tetapi juga terdorong untuk berinteraksi langsung dengan pelaku ekonomi kreatif serta mendongkrak perekonomian lokal.
Mengusung tema ‘Tidore Menyapa Yogyakarta: Dari Negeri Rempah untuk Kota Budaya’, Toadore Festival Vol. III akan dilaksanakan pada 15–17 Oktober 2026 mendatang di Amphitheater Teras Beskalan, Teras Malioboro 1, Yogyakarta.
Rangkaian kegiatan menghadirkan Seminar Nasional Ekonomi Kreatif (Kalesang Kota), Panggung Seni Nusantara, Talkshow Gosip Kreatif, hingga Pasar Panen UMKM Nusantara yang dirancang sebagai ruang interaksi dan perluasan pasar produk ekraf daerah untuk sektor seperti kuliner, kriya hingga fesyen.
Steering Committee Bidang Creative Program Festival Toadore Yogyakarta, Fando, menjelaskan bahwa festival ini rutin diselenggarakan sejak 2023. Pemilihan Yogyakarta sebagai lokasi penyelenggaraan didasarkan pada posisinya sebagai ruang simpul budaya yang mempertemukan keberagaman masyarakat dari seluruh Nusantara.
“Nama acaranya diambil dari bahasa lama Tidore, yaitu Tuadore, yang berarti ‘aku telah sampai’. Melalui tema Tidore Menyapa Yogyakarta: Dari Negeri Rempah untuk Kota Budaya, kami ingin menghadirkan budaya Tidore sebagai bagian dari keberagaman Indonesia sekaligus memperkenalkannya kepada masyarakat yang lebih luas,” kata Fando. (red)
- 81DetikCeritaIndonesia
- BersamaUntukIndonesia
- BingkaiIndonesia
- Irene Umar
- Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi
- PahlawankuInspirasiku
- Tentang Toadore Festival
- The new engine of growth
- Toadore Festival
- Toadore Festival Vol. III diadakan 15–17 Oktober 2026
- Wamen Ekraf Irene Umar Apresiasi Toadore Festival
- Wamenekraf
- WarnaiIndonesia















