U

SMAK St Thomas Aquino Mojokerto Gelar Amerta Leadership Camp Kerja Sama dengan Universitas Ma Chung

SekarangAja, MALANG– SMAK St Thomas Aquino Mojokerto menggelar Amerta Leadership Camp (ALC) bagi seluruh pengurus OSIS periode 2026-2027 di Wisma Resi Aloysii Celaket, Pacet, Mojokerto, 28-29 Oktober 2026 lalu.

Humas SMAK St Thomas Aquino Mojokerto Theresia Widiastuti, S.Pd, M.Pd  mewakili Kepala Sekolah mengatakan kegiatan Amerta Leadership Camp (ALC) bertujuan untuk mencetak generasi muda unggul  dalam kepemimpinan.

Amerta memiliki arti tidak dapat mati atau abadi. Harapannya melalui pelatihan ini,  ilmu kepemimpinan yang diperoleh seluruh pengurus OSIS periode 2026-2027 dapat  dihidupi untuk selamanya atau abadi.

Sekolah sangat berharap semua peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan baik. Juga dengan semaksimal mungkin sehingga ilmu yang didapatkan akan sungguh-sungguh dapat bermanfaat.

“Saya mewakili Kepala sekolah, Bapak Paulus Kuntoro yang hari ini berhalangan hadir mengucapkan selamat datang dan banyak terima kasih kepada Bapak Dr. Felik Sad Windu WB yang berkenan hadir untuk menjadi pemateri. Terima kasih juga kepada anggota tim, yaitu mahasiswi Universitas Ma Chung. Ada mbak Stevina dan Mbak Serly. Selamat datang dan terima kasih atas kehadirannya,’’ kata Theresia Widiastuti.

‘’Semoga kerjasama antara Universitas Ma Chung dan SMAK Thomas Aquino Mojokerto berjalan dengan baik. Akhirnya dengan mengucapkan puji syukur kehadirat Tuhan yang mahakuasa kegiatan Amerta Leadership Camp 2026 ini saya nyatakan dibuka!” sambung Theresia Widiastuti.

Mengawali sesinya Dr. Felik mengajak semua peserta untuk brainstorming mengenai definisi kepemimpinan. Apakah pemimpin dan kepemimpinan itu sama atau berbeda? Apakah setiap pemimpin otomatis memiliki kepemimpinan? Apa hakikat dari kepemimpinan itu? Semua peserta ditantang untuk menjawab. Satu persatu peserta dipaksa untuk memberikan opininya.

Dr. Felik berupaya agar semua peserta berani berbicara lepas dari benar atau salah. Dan diakhir sesi brainstorming, Dr. Felik memberikan apresiasi secara positif keberanian peserta untuk menjawab pertanyaan yang diajukan.

“Luar biasa! Kalian luar biasa. Kalian sudah berani menyampaikan pendapat kalian dengan berani, lepas itu benar atau salah. Kalian tidak perlu takut salah toh kalian belum menerima materi itu dari saya. Maka sekali lagi saya katakan anda semua luar biasa! Kepemimpinan itu hakikatnya adalah relasi pemimpin, pengikut dengan situasinya. Isi dari relasi itu seperti apa?,’’ katanya.

‘’Mari kita simak empat definisi dari kepemimpinan ini. Dari keempat definisi kepemimpinan yang terpampang di layar ini kita bisa temukan, satu kata yang ada di semua definisi, yaitu kata mempengaruhi! Maka dari sini kita bisa simpulkan bahwa kepemimpinan itu hakikatnya soal mempengaruhi!” sambung Dr. Felik.

Selama dua hari satu malam semua peserta diklat mendapatkan lima materi dari narasumber utama Dr. Felik. Yaitu materi mengenai konsep dasar kepemimpinan, materi manajemen waktu, materi public speaking, materi Kerjasama dalam outbound dan benang merah seluruh materi.

Stevina Fransiska salah satu mahasiswi Universitas Ma Chung yang ikut menjadi pendamping memberikan testimoni mengenai pentingnya manajemen waktu.

Menurut Stevina waktu tidak bisa mundur atau diulang Kembali. Maka penting sekali bagi seluruh pengurus OSIS untuk memiliki manajemen waktu.

Konkritnya adalah dengan membuat jadwal harian mulai pagi bangun tidur sampai dengan malam menjelang tidur. Sedangkan Serly membagikan testimoni mengenai pentingnya kepemimpinan.

“Saya sejak ikut organisasi, saya semakin memahami apa artinya kepemimpinan. Benar yang disampaikan oleh Dr. Felik bahwa hakikat kepemimpinan itu adalah mempengaruhi. Kita sebagai ketua organisasi akan dinilai sukses, dinilai memiliki kepemimpinan yang baik jika kita mampu secara efektif mempengaruhi semua anggota organisasi untuk bersama-sama kerja. Mempengaruhi itu tidak mudah. Butuh jam terbang yang lama untuk bisa memiliki kemampuan mempengaruhi secara efektif. Sekecil mengumpulkan semua anggota untuk rapat koordinasi,” tambah Serly.

Kegiatan ditutup pada Kamis (29/10/2026) dengan evaluasi. Secara umum kegiatan berjalan dengan baik dan lancar. Banyak peserta yang menyatakan bangga mengikuti kegiatan ini. Michelle Andrea sebagai ketua OSIS periode 2026-2027 mengatakan bahwa kegiatan ini sangat menarik sekali. Ada banyak ilmu yang ia dapatkan.

“Saya senang dengan diklat  ini. Peserta yang lain saya pikir merasakan hal yang sama. Kami tidak bosan karena materi disampaikan dengan cara yang menyenangkan. Dan juga materi yang diberikan sangat bermanfaat,’’ katanya.

‘’Ada banyak ilmu baru yang saya dapatkan seperti ilmu tentang kepemimpinan, tentang manajemen waktu, tentang public speaking. Juga tentang kerjasama waktu kegiatan outbound. Pokoknya keren habis!” sambung Michelle. (sadw/red)

Sekarang

Ini Penjelasan Kekuatan  Makna Lagu Indonesia Raya Tiga Stanza

Sekarang

Simak Ini Daftar Pemenang Lomba Konten Video Kreatif Islami 2026

Inspirasi

Sore Hari Ini Berpeluang Hujan di Jaksel dan Jaktim

Sekarang

Wilayah Jaksel dan Jaktim Diprakirakan Hujan Ringan Sore Ini

Sekarang