Meski Turun, Silpa Kota Malang 2023 Belum Ideal
KOTA MALANG— DPRD Kota Malang menilai Sisa Lebih Penggunaan Anggaran (Silpa) Kota Malang di tahun 2023 lalu cukup memuaskan. Dinilai berkurang dari tahun-tahun sebelumnya namun masih berada di angka kurang ideal.
Ketua DPRD Kota Malang I Made Riandiana Kartika SE MM menjelaskan bahwa nilai Silpa APBD Kota Malang di 2023 berada di bawah Rp 200 miliar. “Ya ini kami apresiasi. Meskipun nilainya sebenarnya itu masih di angka Rp 190-an miliar. Tapi ini lebih baik daripada sebelum-sebelumnya artinya ada pemanfaatan anggaran yang baik dan sesuai perencanaan,” kata Made, Selasa (7/5/2024)
Sebagai Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Malang, Made mengatakan idealnya Silpa dikatakan sehat bila ada di angka Rp 100 sampai Rp 150 miliar. Pemkot Malang masih belum bisa mencapai target ideal tersebut hingga tahun lalu.
Untuk itu akan ada pembahasan-pembahasan evaluasi yang akan dicermati legislatif. Khususnya untuk merancang susunan anggaran berikutnya.
“Ya kalau misal tidak ada Silpa juga sebenarnya tidak baik. Artinya tidak ada program kerja atau anggaran yang bisa diefisiensikan. Tapi ini sudah bagus kok selisihnya hanya Rp 40 miliar dari target silpa yang kami prediksi,” papar Made.
Dikatakan Made, program-program infrastruktur bisa tetap menjadi perhatian. Ia memandang keluhan warga terhadap jalan-jalan berlubang atau keluhan infrastruktur lainnya bisa diatasi dengan pemanfatan anggaran yang efektif.
Pj Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menanggapi penggunaan anggaran hingga hasil silpa di tahun 2023 akan menjadi bagian evaluasi pihaknya. “Dan saya ini baru mulai masuk menjadi Pj kan di akhir September lalu. Akan kami telaah dan evaluasi apa-apa yang menjadi catatan ini. Termasuk Silpa, dan yang akan dilakukan kedepan ini selama masa jabatan semoga lebih baik,” tegasnya. (ran)















