U

Jumlah Penumpang KA di Stasiun Malang Triwulan III 2026 Meningkat

SekarangAja, MALANG– Jumlah penumpang kereta api (KA) di Stasiun Malang meningkat sepanjangJanuari hingga September 2026. Pada periode tersebut, Stasiun Malang melayani 1.668.821 pelanggan, meningkat 3,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 sebanyak 1.606.748 pelanggan. Dari jumlah tersebut, sebanyak 814.918 pelanggan tercatat naik dari Stasiun Malang, sementara 853.903 pelanggan turun di stasiun tersebut.

Peningkatan volume pelanggan ini menunjukkan bahwa transportasi berbasis rel semakin dipercaya sebagai bagian dari mobilitas masyarakat. Selain menawarkan perjalanan yang nyaman dan efisien, kereta api juga menjadi pilihan yang mendukung mobilitas berkelanjutan melalui penggunaan transportasi massal yang lebih ramah lingkungan.

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono mengatakan pertumbuhan pelanggan menjadi cerminan kepercayaan masyarakat yang terus dijaga KAI melalui peningkatan kualitas layanan, kemudahan akses, serta komitmen terhadap keselamatan perjalanan.

“Pertumbuhan jumlah pelanggan di Stasiun Malang menjadi bagian dari kepercayaan masyarakat yang terus kami jaga. Bagi KAI, peningkatan jumlah pelanggan bukan hanya tentang semakin banyak masyarakat yang menggunakan kereta api, tetapi juga tentang bagaimana kami memastikan setiap perjalanan berlangsung aman, nyaman, tepat waktu, dan memberikan pengalaman yang baik bagi pelanggan,” jelas  Mahendro.

Menurut dia, keselamatan menjadi fondasi utama dalam memberikan layanan perjalanan kereta api. Karena itu, KAI secara konsisten mengingatkan pelanggan untuk mematuhi ketentuan keselamatan di stasiun maupun selama perjalanan, termasuk mengikuti arahan petugas, menjaga barang bawaan, serta memperhatikan informasi terkait perjalanan.

“Keselamatan merupakan tanggung jawab bersama. Kami mengajak seluruh pelanggan untuk selalu mengikuti aturan dan imbauan petugas, baik ketika berada di area stasiun maupun selama perjalanan. Dengan kolaborasi antara KAI dan pelanggan, perjalanan kereta api dapat berlangsung semakin aman dan nyaman,” kata  Mahendro.

Dari total pelanggan yang dilayani Stasiun Malang hingga Triwulan III 2026, kelas ekonomi menjadi pilihan favorit, dengan jumlah mencapai 984.229 pelanggan. Angka tersebut terdiri atas 481.844 pelanggan naik dan 502.385 pelanggan turun.

Tingginya minat terhadap kelas ekonomi menunjukkan bahwa kereta api tetap menjadi moda transportasi yang dapat menjangkau berbagai lapisan masyarakat. Dengan harga yang kompetitif, pelanggan tetap dapat menikmati perjalanan yang nyaman sekaligus memperoleh manfaat dari transportasi massal yang efisien.

“Kelas ekonomi yang menjadi pilihan mayoritas pelanggan menunjukkan bahwa masyarakat membutuhkan moda transportasi yang tidak hanya nyaman, tetapi juga terjangkau dan dapat diandalkan. KAI terus berupaya menghadirkan layanan yang semakin baik, dengan tetap menempatkan aspek keselamatan sebagai prioritas utama,” jelas Mahendro.

Pertumbuhan pelanggan tersebut juga menjadi dorongan bagi KAI Daop 8 Surabaya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan di Stasiun Malang, mulai dari kenyamanan fasilitas, kemudahan informasi, pelayanan petugas, hingga aspek keselamatan dan kelancaran perjalanan.

KAI juga mengajak masyarakat untuk menjadikan kereta api sebagai bagian dari pilihan mobilitas sehari-hari. Dengan menggunakan transportasi massal berbasis rel, masyarakat dapat menikmati perjalanan yang lebih praktis sekaligus berkontribusi dalam mendukung mobilitas yang lebih berkelanjutan.

“Setiap perjalanan pelanggan adalah kepercayaan yang harus kami jawab dengan pelayanan terbaik. Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan perjalanan yang aman, nyaman, dan berkesan, sehingga kereta api semakin menjadi pilihan masyarakat dalam mendukung aktivitas dan mobilitas mereka,” tutup Mahendro. (red)

Jaktim Diprakirakan Hujan Gerimis Hari Ini

Sekarang

Jaktim Diprakirakan Hujan Gerimis Hari Ini

Sekarang