U

Agar Campursari Terus Berkembang

SEKARANGAJA-Campursari aset budaya Indonesia. Selain hiburan, juga kaya nilai sosial. Membangun semangat musisi campursari agar  terus berkarya pun terus dilakukan. Di antaranya menggelar pementasan.

Direktur Perfilman, Musik, dan Media Kemendikbudristek, Ahmad Mahendra, menuturkan musik campursari memilki nilai sosial yang tinggi sejak dulu ketika pertama kali populer di masyarakat hingga perkembangan masa kini dengan kreasi aransemen.

Menurut Mahendra, musik campursari dapat diterima seluruh kalangan. Disukai usia muda dan tua, juga bisa dinikmati banyak etnik. Itu merupakan kekuatan nilai sosial musik campursari yang menyatukan keberagaman.

“Semangat yang dibawa oleh musik campursari inilah yang mesti hadir dalam pemajuan kebudayaan Indonesia. Musik campursari bukan sekadar menghibur, namun juga menanamkan prinsip kebersamaan dalam keberagaman,” kata Mahendra dalam siaran pers Kemendikbudristek yang diterima sekarangaja.com.

Ia mengemukakan, sajian musik campursari perlu menunjukkan levelnya di tengah perkembangan zaman. Itu  dengan inovatif tanpa meninggalkan ciri otentiknya. “Dengan begitu campursari tetap bergeliat sebagai musik kearifan lokal yang mampu merevitalisasi genrenya sesuai kemajuan dinamika musik saat ini,” ucap Mahendra.

Kemendikbudristek pun terus berusaha melestarikan  campursari. Itu dilakukan dengan berbagai cara. Salah satunya menggandeng Brayat Endah Laras menggelar pentas campursari bertajuk Endahing Budoyo Larasing Campursari, di Gedung Kebudayaan Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, Selasa (31/10/2023). Sebelumnya, kegiatan serupa juga telah sukses diselenggarakan  di Kota Surakarta, Solo, Jawa Tengah, akhir Juni lalu.

Musisi campursari Endah Laras menyampaikan, keindahan musik campursari terletak pada paduan musik beralunan khas lokal. Dirancang secara rapi ditambah aransemen sesuai perkembangan masa. Ia menyebut, musik campursari merupakan alunan tembang yang merakyat, mengisahkan berbagai latar kehidupan. Sehingga diterima masyarakat karena disampaikan penuh dengan penjiwaan.

Endah Laras merupakan salah satu seniman yang telah 18 tahun berkecimpung di musik campursari. Ia ingin mengulik kembali masa lalu kejayaan lagu-lagu campursari karya maestro Manthou’s, Andjar Any, Cak Diqin, Didi Kempot, Wasimin PS, serta beberapa karya maestro lainnya dalam perkembangan zaman sekarang ini.

Dalam pentas yang mengusung tema Endahing Budoyo, Larasing Campursari di Kabupaten Karanganyar tampil sederet musisi campursari terkenal. Seperti Endah Laras, Soimah, Cak Diqin, Nurhana, Woro Mustika, dan penyanyi cilik Gading Cenol.

Pada pergelaran ini, para musisi tersebut membawakan tembang campursari karya aransemen ulang Tommy Widodo berkolaborasi dengan Sangga Buana yang sudah 30 tahun berkecimpung di dunia campursari dengan balutan Brayat Endah Laras Orkestra. (red)

Jangan Khawatir Harga LPG 3 Kg Dijamin Tak Naik

Sekarang

Jangan Khawatir Harga LPG 3 Kg Dijamin Tak Naik

Sekarang