U

Komisi C DPRD Kota Malang Terus Desak Realisasi Jalan Tembus Danau Jonge-Jalan Terusan Sulfat

KOTA MALANG– DPRD Kota Malang berharap proyek strategis Kota Malang yang belum terselesaikan bisa segera dilanjutkan. Salah satunya proyek jalan tembus Jalan Danau Jonge menuju Jalan Terusan Sulfat yang melewati wilayah Kabupaten Malang.

Komisi C DPRD Kota Malang mendesak Pemkot Malang kembali mengupayakan kelanjutan proyek ini. Ketua Komis C Fathol Arifin menyampaikan pihaknya juga akan mengagendakan untuk berkomunikasi kembali dengan Pemkab Malang.

“Kami sudah beberapa kali membahas tentang jalan tembus Jalan Danau Jonge. Dua sampai tiga  kali komunikasi dengan Pemkab Malang. Bertemu dengan Wakil Bupati Malang, juga bertemu dengan DPU (Dinas Pekerjaan Umum) Pemkab Malang. Kami dorong agar ada prioritas untuk melanjutkan,” papar Fathol.

Diterangkannya komunikasi dengan Pemkab Malang sangat penting. Sebab lokasi yang dilewati jalan tembus merupakan wilayah Kabupaten Malang.  

Terlebih harus dilakukan upaya pembebasan lahan sekitar 350 meter persegi di  wilayah Kabupaten Malang.

Untuk itu juga Komisi C DPRD Kota Malang mendorong Pj Wali Kota Malang Wahyu Hidayat   mendorong realisasi jalan tembus tersebut. “Kami harapkan di Perubahan Anggaran Keuangan (PAK)  ada alokasi anggaran yang bisa dimasukan untuk melanjutkan proyek ini,” kata wakil rakyat dari Dapil Sukun ini.

Menurut Fathol, pembangunan jalan tembus dari Jalan Danau Jonge menuju Jalan Terusan Sulfat sangat penting. Dan dibutuhkan masyarakat luas.

Sebab fungsinya untuk mengurai kemacetan arus lalu lintas (lalin) di Jalan Ranugrati. Arus lalin di kawasan ini kerap macet. Apalagi sekarang Jalan Ranugrati merupakan satu-satunya akses lalin menuju dan keluar dari exit Tol Malang di Madyopuro.  

Mulanya proyek Jalan Tembus Jalan Danau Jonge-Jalan Terusan Sulfat diproyeksi menjadi jalur alternatif keluar masuk kendaraan di Exit Tol Malang. Selain itu sekaligus mengurangi kemacetan arus lalin di Jalan Ranugrati.  

Anggota Komisi C Abd Wahid menambahkan, kondisi kepadatan lalin  di kawasan timur Kota Malang dampak exit Tol Pandaan-Malang di Kelurahan Madyopuro butuh solusi jangka panjang. Salah satunya dengan realisasi jalan tembus dari Jalan Danau Jonge. Ia mengatakan kondisi kepadatan banyak terpusat di Kawasan Jalan Ki Ageng Gribig dan kawasan Sawojajar.

“Ya itu kami akan upayakan komunikasi lagi, selain mendorog pemkot juga komunikasi lagi dengan Pemkab Malang,” kata wakil rakyat dari Dapil Kedungkandang ini.

Wahid berharap Pemkot Malang serius memperhatikan pembangunan jalan tembus tersebut. Sebab untuk kepentingan masyarakat luas “Selain itu menjadi solusi jangka panjang. Karena arus lalu lintas terus meningkat dari waktu ke waktu. Kalau tidak ada solusi sejak sekarang maka akan menjadi masalah di kemudian hari. Jumlah kendaraan dan mobilitas masyarakat makin meningkat. Harga tanah pun akan semakin naik,” bebernya. (inforial/ran)
 

Cuaca Jakarta Cerah Hari Ini

Sekarang

Cuaca Jakarta Cerah Hari Ini

Sekarang