Gencar Cari CSR Bangun Kota Malang
MALANG – Pemkot Malang tidak mau hanya mengandalkan kekuatan APBD untuk membangun. Tanggung Jawab Sosial perusahaan juga akan diandalkan. Program-program Corporate Social Responsibility (CSR) segera digalakan.
Ini terungkap dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (TSP), Rabu (20/12/2023) yang digelar Bappeda Kota Malang. Pj Wali Kota Malang Wahyu Hidayat berharap musrenbang menjadi awal yang tepat untuk membangun kolaborasi dan sinergi antara pemerintah, pengusaha atau pelaku bisnis hingga komunitas dalam rangka menciptakan kesejahteraan khususnya di wilayah Kota Malang.
“Pembangunan yang kita rancang diharapkan tidak hanya berupaya untuk menyelesaikan permasalahan pada saat ini, namun juga mampu mengantisipasi permasalahan di masa datang,” ujarnya.
Lebih lanjut, dia menyatakan bahwa usulan – usulan dari musrenbang yang belum terakomodir menggunakan dana APBD Kota Malang diharapkan dapat terakomodir dengan adanya musrenbang TSP.
Yakni melalui peran aktif dari pihak swasta yang berdomisili, melakukan kegiatan usaha dan/atau yang menjadikan masyarakat Kota Malang sebagai konsumennya.
“Saya juga berharap agar Forum TSP yang akan berakhir masa kepengurusannya juga dapat segera terbentuk kembali agar Forum TSP mampu merumuskan konsep kolaborasi yang bersifat aplikatif. Sehingga implementasinya segera dijalankan di lapangan sebagai pendamping APBD,” jelas Wahyu.
Sementara itu, Kepala Bappeda Kota Malang, Dwi Rahayu menjelaskan dilaksanakannya Musrenbamg TSP sebagai upaya memperkuat dan meningkatkan kapasitas tanggung jawab sosial perusahaan.
Khususnya dalam sinergi pembangunan sebagai mitra Pemerintah Kota Malang dalam proses penyusunan dokumen perencanaan pembangunan daerah. (ran)















