U

Ma Chung Beri Seminar Karir Bidang Kesehatan dan Kefarmasian untuk Pelajar SMA Santa Angela Atambua

SekarangAja, ATAMBUA- Dalam rangka Edufair Santa Angela Festival 2026, SMA Santa Angela Atambua Kabupaten Belu, NTT  menggelar seminar karir mengenai bidang Kesehatan dan kefarmasian untuk siswa-siswinya.

Ketua panitia pelaksana, Maria Priscila Sama Lelo, S.Pd mengatakan kegiatan seminar ini dilakukan untuk menjawab kebutuhan siswa  terhadap gambaran utuh mengenai dunia karir di bidang Kesehatan dan kefarmasian.

Banyak siswa-siswi dari SMA Santa Angela yang sangat tertarik dengan karir di bidang Kesehatan. “Karir bidang Kesehatan masih menjadi idola bagi siswa-siswi SMA Santa Angela. Setiap kali mereka melakukan konsultasi karir, pertanyaan mengenai bidang Kesehatan hampir selalu ditanyakan. Baik itu profesi dokter, perawat ataupun tenaga kefarmasian,’’ kata Maria Priscila Sama Lelo.

‘’Harapannya melalu seminar ini siswa-siswi memperoleh gambaran yang utuh mengenai karir di bidang Kesehatan dan kefarmasian. Mereka secara khusus juga akan mendapatkan informasi mengenai Fakultas Ilmu Kesehatan di Universitas Ma Chung dari narasumber yang memaparkan materinya” Kata Ibu Maria Priscila.

Dr. Felik Sad Windu Wisnu Broto dari  Universitas Ma Chung Malang mengawali seminarnya dengan sebuah pertanyaan yang sudah tidak asing didengar.

Besok besar mau jadi apa? Dan mengapa? Beberapa siswa yang ditunjuk menjawab ingin menjadi dokter, ingin menjadi perawat, ingin menjadi guru.

Menurut Dr Felik memiliki cita-cita itu amat sangat penting. Memiliki cita-cita artinya memiliki tujuan hidup. Orang yang sukses dalam hidupnya adalah orang yang memiliki tujuan hidup sejak dini. Memiliki arah yang tegas untuk menjalani hidup. Mau dibawa kemana hidup ini!

“Orang tua kita sudah benar ketika mereka sering bertanya ke kita sejak kecil, besok besar mau jadi apa? Dari kecil kita sudah ditanya cita-cita kita, ditanya tujuan hidup kita. Itu sudah benar! Mengapa? Karena orang yang sukses adalah orang yang sudah memiliki cita-cita sejak dini,’’ katanya.

‘’Saya dengar dari guru kalian jika banyak dari antara kalian yang ingin bekerja di dunia Kesehatan. Maka pagi ini saya akan memberikan materi seminar dengan judul “Dunia Industri Kesehatan Dan farmasi” Mengenal profesi, jalur pendidikan dan keterampilan masa depan. Harapannya melalui seminar ini kalian akan mendapatkan wawasan baru mengenai dunia industri Kesehatan dan farmasi,” sambung Dr  Felik

Dalam seminarnya, Dr Felik menjelaskan bahwa cakupan industri Kesehatan dan farmasi meliputi layanan pasien di antaranya adalah rumah sakit, klinik, puskesmas dan laboratorium.

Riset dan inovasi meliputi penelitian, uji mutu dan pengembangan teknologi. Obat dan produk meliputi obat, vaksin, alat Kesehatan dan produk perawatan.

Dan terakhir sistem pendukung meliputi regulasi, distribusi, data, edukasi Kesehatan dan system informasi. Sedangkan peta besar bidang karir meliputi klinis, farmasi, laboratorium, industri, riset-data dan bisnis-regulasi.

“Ada lima profesi layanan Kesehatan, meliputi dokter, perawat, bidan, fisioterapi dan ahli gizi. Silakan dipikirkan dari sekarang kira-kira kamu cocok dimana? Kalian bisa mengenali minat kalian dan mencocokkan dengan bidang apa yang bisa kalian ambil. Misalnya kalian suka bertemu dan membantu orang, maka kalian bisa ambil bidang layanan pasien, edukasi Kesehatan dan rehabilitasi,’’ katanya.

‘’Kalau kalian suka eksperimen dan detail, kalian bisa ambil bidang laboratorium, QC dan riset. Jika kalian suka memahami obat dan kimia, kalian bisa pilih bidang farmasi, pengembangan produk dan mutu. Kalau kalian suka komputer dan pola data maka kalian bisa ambil bidang bioinformatika, data Kesehatan dan teknologi. Jika kalian suka mengatur sesuatu atau orang dan berkomunikasi, maka kalian bisa ambil bidang operasional, regulasi, rantai pasok dan komunikasi,”  sambung  Dr Felik menguraikan pemaparannya.

Kurang lebih ada 50 siswa-siswi SMAK Santa Angela yang mengikuti seminar. Mereka sangat antusias untuk mengikuti seminar karena sebagian besar dari mereka memiliki keinginan untuk kuliah di bidang Kesehatan. Saat salah satu peserta bertanya perihal program studi Farmasi dan Apoteker di Universitas Ma Chung, Dr Felik menjelaskan bahwa Program Studi Farmasi dan Apoteker Universitas Ma Chung sudah terakreditasi unggul. Mengapa unggul? Setiap mahasiswa akan memegang satu alat satu mahasiswa saat praktikum. Beda dengan kebanyakan kampus kalau praktikum satu alat satu kelompok.

Pembelajaran berbasis Hands On Experience dengan fasilitas berstandar global. Maka alat yang dimiliki Ma Chung sangat banyak. Laboratorium ada tiga lantai. Ada sepuluh ruangan dan ada 117 peralatan laboratorium. Selain akreditasi unggul, mahasiswa program studi Farmasi bisa mengambil mata kuliah Bahasa Mandari secara gratis sampai tujuh semester. Sehingga lulus bisa memiliki dua kompetensi, yaitu Farmasi dan Bahasa Mandari. (sadw/red)

Sekarang

Ini Sembilan  Finalis Santrivision 2026 yang Ditetapkan Kemenag

Inspirasi