Pemkot Surabaya Tegas Usut Lurah Tersangkut Dugaan Pungli
SekarangAja, SURABAYA– Seorang oknum lurah di Pemkot Surabaya dicopot dari jabatan lurah dan menjalani pemeriksaan di Inspektorat. Itu karena oknum lurah itu diduga tersangkut kasus dugaan pungutan liar (pungli).
“Sudah berjalan. Kita tunggu lagi. Insyaallah sudah dibebastugaskan dulu lurahnya,” kata Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi belum lama ini.
Wali Kota Surabaya Eri mengatakan, pejabat tersebut telah dibebastugaskan sementara dari jabatannya sambil menunggu proses pemeriksaan.
Wali Kota Eri belum membeberkan bentuk dugaan pungli yang sedang diperiksa. Ia mengatakan, Inspektorat masih mendalami perkara tersebut, termasuk kemungkinan keterlibatan pihak lain.
“Soal punglinya nanti tunggu saja. Kami masih mencari atas-atasnya dulu. Siapa saja yang ikut di sana,” ujarnya.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Surabaya Ira Tursilowati menjelaskan, lurah tersebut telah dibebastugaskan dan ditempatkan sebagai staf di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) sejak 28 September 2026 lalu, sembari menunggu proses pemeriksaan lebih lanjut.
Selain itu, Ira menambahkan, dugaan pungli yang melibatkan seorang ASN Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) masih dalam proses. Sementara itu, empat Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Paruh Waktu (PPPK-PW) di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) telah diberhentikan terkait kasus pungli.
“Kalau yang dari LH sudah, ada empat orang yang sudah diberhentikan. Sementara yang satu dari Damkar masih proses,” katanya. (red)
- Biodata Ira Tursilowati
- Ira Tursilowati
- Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kota Surabaya Ira Tursilowati
- Lurah di Surabaya Tersangkut Dugaan Pungli
- Pemkot Surabaya
- Pemkot Surabaya Tegas Usut Lurah Tersangkut Dugaan Pungli
- Usut Lurah di Surabaya Tersangkut Dugaan Pungli
- Usut Lurah Tersangkut Dugaan Pungli
- Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi















