Sinergi Pimpinan DPRD Kota Malang, Fungsi Dewan Terasa Nyata
Tiga Wakil Ketua DPRD Kota Malang mendukung kepemimpinan Ketua DPRD Kota Malang I Made Riandiana Kartika SE MM. Wakil Ketua I, H Abdurrochman SH, Wakil Ketua II H Asmualik ST dan Wakil Ketua III Rimzah SIP mengakui tentang kuatnya soliditas pimpinan DPRD Kota Malang periode 2019-2024.
Wakil Ketua I DPRD Kota Malang, H Abdurrochman SH mengakui tentang kuatnya kebersamaan di pimpinan dewan. Karena kebersamaan itu, maka lembaga dewan secara keseluruhan menjadi kuat dan solid. “Kebersamaan dan kepemimpinan DPRD Kota Malang sangat bagus. Pembagian tugas merata. Saya mengalami ini dengan sangat baik,” kata Abah Dur, sapaan akrab H Abdurrochman SH.
Wakil ketua dewan dari PKB ini mengatakan Ketua DPRD Kota Malang I Made Riandiana Kartika SE MM sangat cepat beradaptasi. Mengelola kepemimpinan pun baik. “Dampaknya kinerja dewan bisa sangat terukur dan cepat respon terhadap persoalan di masyarakat maupun dinamika yang dinamis,” katanya.
Selain itu lanjut wakil rakyat dari Dapil Blimbing ini, semua agenda dewan yang sudah terjadwal bisa dilaksanakan. Ia mencontohkan pembahasan Rencana APBD menjadi APBD dan berbagai agenda publik yang selalu tepat waktu.
“Karena sekali lagi, kebersamaan kita selalu diutamakan. Di sini tidak ada kepentingan sesuai latar belakang politik tapi semuanya jadi satu. Yakni kepentingan masyarakat luas, tentunya masyarakat Kota Malang,” jelasnya.
Kuatnya soliditas dewan, lanjut Abah Dur, juga bisa dilihat dari korum sidang DPRD Kota Malang. Setiap sidang paripurna pasti lebih dari korum. “Kekompakan ini menguatkan semangat kolektif kolegial pimpinan dewan yang berdampak pada semua anggota dewan. Dengan sendirinya memacu kinerja lembaga DPRD,” jelasnya.
DPRD Kota Malang lanjut dia menjadi lebih transparan dan akuntabilitas. Warga pun antusias menyampaikan aspirasi dan mendukung perjuangan dewan. “Dengan sendirinya, soliditas dengan warga terwujud. Soliditas dengan warga makin kuat maka dewan pun kian kuat dalam bekerja. Karena masyarakat adalah realitas kami,” urainya.
Wakil Ketua DPRD Kota Malang II H Asmualik ST pun memastikan kekompakan pimpinan DPRD Kota Malang. Wakil ketua dewan dari PKS ini mengatakan DPRD saat ini kondusif. Sehingga spirit from zero to hero terwujud.
“Tujuan kita kembalikan kepercayaan masyarakat. Dan kepercayaan masyarakat ini sudah tumbuh. Warga betul-betul percaya bahwa dewan memperjuagkan aspirasi dan mengawal agenda-agenda pembangunan Kota Malang,” jelasnya.
Menurut Asmualik, kepercayaan masyarakat sangat penting. Sebab mereka dipilih oleh warga. Bekerja pun untuk kepentingan masyarakat. Sehingga tujuan dewan makin terwujud.
“Sampai saat ini semangat kolektif kolegial sangat terasa. Diwujudkan secara nyata oleh pimpinan dewan. Sehingga sampai sekarang pimpinan dewan dan kelembagaan DPRD Kota Malang on the track,” kata wakil rakyat dari Dapil Blimbing ini.
Wakil Ketua III Rimzah S.IP merasakan kepemimpinan dan dewan secara umum pada periode 2019-2024 lebih out of the box. Itu tampak pada gaya kepemimpinan. “Salah satu contoh, dari berdiri gedung ini (gedung dewan), di lantai satu ada kolam ikan. Di bawah kepemimpinan kami sepakat ubah kolam iklan menjadi hall sehingga bisa dimanfaatkan masyarakat untuk melaksanakan kegiatan,” jelasnya.
Wakil rakyat dari Dapil Klojen ini menuturkan, kini keberadaan dewan dan gedung dewan dirasakan masyarakat. Siapa pun yang ingin berkegiatan positif bisa mengadakan acara di gedung DPRD Kota Malang.
Rimzah mengatakan kendati di dewan terdiri dari berbagai warna politik namun tak pernah menjadi hambatan dalam komunikasi politik. Menurut dia, komunikasi politik sangat penting. “Semuanya bermula dari komunikasi politik. Kalau terbuka, tentu semuanya menjadi satu dan kebersamaan tumbuh. Ini sudah terwujud di dewan. Prinsip koletif kolegial sangat terasa,” beber Rimzah.
Menurut Rimzah, semua kepentingan politik di gedung dewan sudah melebur menjadi satu. Yakni kebersamaan untuk memajukan Kota Malang. (red/inforial)















