Wamen Ekraf Apresiasi Festival Merah Putih untuk Dorong Ekosistem Ekonomi Kreatif Lokal
SekarangAja, JAKARTA– Festival Merah Putih “Rasa, Raga, dan Raya” yang digelar Bimasena bersama The Dharmawangsa dalam rangka memperingati HUT ke 81 Kemerdekaan RI mendapat apresiasi Wamen Ekraf Irene Umar.
Festival ini memadukan kuliner, kebugaran, seni, budaya, serta produk lokal sebagai ruang apresiasi warisan budaya sekaligus mendorong ekosistem ekonomi kreatif. Selain itu event ini membuka ruang apresiasi warisan budaya sekaligus mendorong ekosistem ekonomi kreatif.
Wamen Ekraf Irene Umar mengatakan Festival Merah Putih menunjukkan bagaimana perayaan kemerdekaan dapat menjadi ruang kolaborasi berbagai elemen ekonomi kreatif.
Menurut dia, konsep “Rasa, Raga, dan Raya” selaras dengan perkembangan gaya hidup yang semakin memperhatikan aspek gaya hidup sehat dan seimbang (wellness).
“Kalau kita lihat, salah satu peluang ekonomi kreatif adalah wellness. Ini sangat selaras dengan gaya hidup yang berkembang, bukan hanya untuk Indonesia, tetapi juga untuk negara-negara lain. Wellness bukan hanya tentang kesehatan, tetapi juga jiwa, raga, dan ritual kita,” kata Wamen Ekraf Irene Umar.
Wamen Irene Umar juga menilai pengembangan wellness dapat menjadi bagian dari kekuatan ekonomi kreatif Indonesia karena berkaitan erat dengan gaya hidup, budaya, serta kekayaan lokal. Jamu serta berbagai minuman tradisional, misalnya, dapat dikembangkan menjadi bagian dari pengalaman wellness yang memiliki nilai ekonomi.
“Gaya hidup kita terus berubah, dan perhatian terhadap kesehatan semakin meningkat. Kita bisa melihat bagaimana jamu dan berbagai minuman yang ada di sini menjadi bagian dari wellness. Ini menunjukkan bahwa potensi wellness juga dapat dikembangkan dari kekayaan lokal Indonesia,” katanya.
Festival Merah Putih tahun ini mengangkat tiga pilar utama. Yakni “Raga” melalui kegiatan 5K Fun Walk di kawasan Dharmawangsa, “Rasa” melalui sajian kuliner, apresiasi kopi dan teh, serta signature cocktails dan mocktails, dan “Raya” melalui bazar kuliner serta produk merek lokal, permainan tradisional, pertunjukan seni, dan live art painting.
Rangkaian kegiatan tersebut menjadi ruang pertemuan bagi komunitas, pelaku ekonomi kreatif, generasi muda, dan masyarakat.
Wamen Irene Umar juga mengapresiasi aspek inklusivitas yang dihadirkan dalam festival melalui keterlibatan anak-anak berbakat dalam sesi live art painting. Menurutnya, setiap individu memiliki ruang untuk berkarya dan berkontribusi dalam ekosistem kreatif.
“Adik-adik yang ada di sini semuanya sangat spesial. Ketika kita berbicara dengan mereka, kita akan memahami betapa spesialnya mereka. Ini adalah bentuk inklusivitas yang dilakukan The Dharmawangsa dan Bimasena bahwa everyone can create, everyone has a space in the soul, and everyone is here to love each other,” kata Wamen Irene.
Managing Director Bimasena Adriel Simorangkir mengatakan Festival Merah Putih merupakan agenda tahunan hasil kolaborasi Bimasena dan The Dharmawangsa yang tidak hanya ditujukan sebagai perayaan kemerdekaan. Namun juga untuk mendorong ekosistem ekonomi kreatif lokal serta mengenalkan kekayaan budaya Nusantara kepada generasi muda.
“Festival ini kami buat bukan cuma sekadar untuk perayaan saja, tetapi juga sebagai upaya untuk mendorong ekosistem ekonomi kreatif lokal dan mengajak generasi muda semakin mencintai serta melestarikan budaya Nusantara,” kata Adriel.
Festival Merah Putih “Rasa, Raga, dan Raya” turut menghadirkan penampilan paduan suara sekolah, pertunjukan Tari Nusantara, live art painting bersama anak-anak berbakat dari Yayasan Autisme Indonesia, dongeng Anak Nusantara, serta berbagai perlombaan tradisional.
Wamen Ekraf Irene turut mengikuti pembukaan acara, melakukan first stroke pada sesi live art painting, dan meninjau sejumlah stan bazar yang menghadirkan kuliner serta produk lokal. (red)
- Adriel Simorangkir
- Bimasena
- Bimasena bersama The Dharmawangsa
- Festival Merah Putih digelar Bimasena bersama The Dharmawangsa
- Festival Merah Putih untuk Dorong Ekosistem Ekonomi Kreatif Lokal
- Managing Director Bimasena Adriel Simorangkir
- The Dharmawangsa
- Wamen Ekraf Apresiasi Festival Merah Putih untuk Dorong Ekosistem Ekonomi Kreatif Lokal
- Wamen Ekraf Irene Umar















