Unsur KRI Koarmada II Dukung Operasi Amfibi dan Penembakan Rudal di Latihan TNI Terintegrasi Tahun 2026
SekarangAja, LINGGA – Koarmada II mengerahkan enam unsur kapal perang saat Latihan TNI Terintegrasi Tahun 2026 yang digelar di Daerah Latihan TNI AL Pantai Todak, Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau. Enam KRI yang dikerahkan yakni KRI Prabu Siliwangi-321, KRI Sultan Iskandar Muda-367, KRI Raden Eddy Martadinata-331, KRI Sampari-628, KRI Makassar-590, dan KRI dr. Soeharso-990.
Dalam skenario Operasi TNI Terintegrasi 2026 yang mengusung kemampuan tempur Perisai Trisula Nusantara, TNI menampilkan integrasi kekuatan Matra Darat, Laut, dan Udara dengan mengerahkan berbagai alutsista modern. Latihan dipimpin oleh Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin bersama Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto serta para Kepala Staf Angkatan.
Panglima Koarmada II Laksda TNI I G. P. Alit Jaya, S.H., M.Si mengikuti secara langsung puncak pelaksanaan Latihan TNI Terintegrasi Tahun 2026.
Operasi diawali dengan pertahanan udara TNI AU yang mengerahkan pesawat tempur Rafale dan F-16 dengan membawa bom MK-82. Lalu dilanjutkan operasi khusus oleh Korps Pasukan Gerak Cepat (Kopasgat).
Dari matra laut, TNI AL menampilkan kemampuan Unmanned Surface Vehicle (USV) Kamikaze yang diluncurkan dari KRI dr. Soeharso-990, dilanjutkan operasi peranjauan, infiltrasi pasukan khusus, serta sabotase kabel bawah laut oleh Komando Pasukan Katak (Kopaska). Latihan juga menampilkan operasi peperangan siber yang disimulasikan mampu melumpuhkan instalasi strategis milik musuh.
Setelah sasaran dinyatakan lumpuh melalui operasi siber, unsur Koarmada II kembali menunjukkan kemampuan tempurnya dengan penembakan rudal C-705 dari KRI Sampari-628 ke sasaran di darat.
Selanjutnya Bantuan Tembakan Kapal (BTK) dilaksanakan oleh KRI Prabu Siliwangi-321, KRI Sultan Iskandar Muda-367, dan KRI Raden Eddy Martadinata-331 untuk mendukung pendaratan pasukan. Dukungan tembakan juga diperkuat oleh Multi Launcher Rocket System (MLRS) Korps Marinir yang Onboard di KRI Prabu Siliwangi-321 sebagai bagian dari rangkaian operasi amfibi.
Sementara itu, dari matra darat, TNI AD mengerahkan pasukan Lintas Udara (Linud) yang melaksanakan penerjunan tempur menggunakan pesawat Hercules C-130, didukung drone intai tempur serta satuan Artileri Medan. Seluruh rangkaian latihan dirancang untuk meningkatkan kesiapan tempur dan kemampuan operasi gabungan dalam menghadapi ancaman pertahanan modern yang semakin kompleks.
Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin menyampaikan bahwa berdasarkan laporan Panglima TNI, para Kepala Staf Angkatan, serta hasil peninjauan langsung di lapangan, TNI telah menunjukkan kesiapan yang meyakinkan dalam menjaga, memelihara, dan mengamankan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Menurutnya, kemampuan yang ditampilkan dalam latihan menjadi bukti nyata meningkatnya kesiapan tempur TNI, baik dari aspek alutsista, kualitas prajurit, maupun dukungan amunisi.
Menhan Sjafrie Sjamsoeddin juga menegaskan bahwa revitalisasi pertahanan negara pada tahun 2026 mulai menunjukkan hasil yang signifikan. Berbagai kemampuan tempur yang diperagakan, termasuk penggunaan produk industri pertahanan dalam negeri seperti drone kamikaze dan berbagai sistem persenjataan modern, menjadi bukti bahwa Indonesia terus memperkuat kemandirian pertahanan nasional sekaligus meningkatkan daya tangkal dalam menghadapi berbagai ancaman.
Latihan TNI Terintegrasi Tahun 2026 menjadi bagian dari upaya peningkatan profesionalisme prajurit melalui latihan yang mengintegrasikan berbagai sistem persenjataan dan teknologi terkini.
Bagi Koarmada II, keikutsertaan unsur-unsur KRI dalam latihan ini semakin menegaskan kesiapan jajaran untuk melaksanakan operasi laut dan operasi gabungan secara profesional, adaptif, serta siap mendukung tugas pokok TNI dalam mempertahankan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia. (Pen/2/red)
- KRI dr. Soeharso-990
- KRI Makassar-590
- KRI Prabu Siliwangi-321
- KRI Raden Eddy Martadinata-331
- KRI Sampari-628
- KRI Sultan Iskandar Muda-367
- Latihan TNI Terintegrasi Tahun 2026
- Operasi Amfibi dan Penembakan Rudal di Latihan TNI Terintegrasi Tahun 2026
- Operasi siber
- Skenario Operasi TNI Terintegrasi 2026
- TNI
- TNI AL
- Unsur KRI Koarmada II Dukung Operasi Amfibi dan Penembakan Rudal di Latihan TNI Terintegrasi Tahun 2026















