U

PT KAI Cek Perlintasan Stasiun Kotabaru Malang hingga Stasiun Malang Kota Lama

SekarangAja, MALANGPT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya melakukan pemeriksaan lintas dengan berjalan kaki pada petak jalan antara Stasiun Malang – Stasiun Malang Kota Lama. Ini  sebagai bentuk komitmen dalam memastikan keselamatan dan keandalan operasional perjalanan kereta api.

Pemeriksaan lintas dilakukan secara langsung oleh jajaran manajemen bersama para pekerja KAI Daop 8 Surabaya dengan berjalan kaki menyusuri jalur rel. Melalui metode ini, setiap detail kondisi prasarana dapat diamati secara menyeluruh, mulai dari rel, bantalan, penambat, wesel, jembatan, hingga drainase di sepanjang jalur.

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya Mahendro Trang Bawono menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya preventif dalam menjaga keselamatan perjalanan kereta api.

“Melalui pemeriksaan ini, kami dapat mengidentifikasi secara langsung potensi gangguan di lapangan serta memastikan seluruh aspek prasarana dalam kondisi aman dan andal,” katanya.

Selain fokus pada aspek teknis, kegiatan ini juga menekankan pentingnya kesiapsiagaan sumber daya manusia. Seluruh peserta didorong untuk meningkatkan ketelitian, kecepatan respons, serta komunikasi yang efektif dalam menjaga keselamatan perjalanan kereta api.

Pada kegiatan tersebut, petugas turut melakukan identifikasi terhadap potensi gangguan eksternal, seperti aktivitas masyarakat di sekitar jalur rel, kondisi perlintasan sebidang, serta keberadaan benda asing yang berpotensi membahayakan perjalanan kereta api. Edukasi secara langsung kepada masyarakat yang ditemui di sepanjang lintasan juga turut dilakukan sebagai bagian dari upaya peningkatan kesadaran keselamatan.

Pemeriksaan lintas tersebut juga dipicu oleh kinerja pelayanan KAI Daop 8 Surabaya di Stasiun Malang yang semakin menunjukkan tren positif. Pada Bulan Maret 2026, Stasiun Malang telah melayani sebanyak 190.367 penumpang, dengan rincian 95.520 penumpang naik dan 94.847 penumpang turun.

Volume penumpang tersebut meningkat 35 persen dibanding pada bulan yang sama Maret 2025 yang telah melayani sebanyak 141.204 penumpang, dengan rincian 77.284 penumpang naik dan 63.920 penumpang turun.

Hal ini mencerminkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan kereta api yang aman, nyaman, dan tepat waktu, serta didukung oleh peningkatan fasilitas dan pelayanan di stasiun.

Sementara itu, untuk volume penumpang di Stasiun Malang pada triwulan pertama (Januari – Maret) Tahun 2026 telah melayani sebanyak 513.404 penumpang, dengan rincian 250.771 penumpang naik dan 262.633 penumpang turun.

Jumlah  tersebut meningkat 11 % dibanding pada periode yang sama triwulan pertama Tahun 2025 yang telah melayani sebanyak 460.539 penumpang, dengan rincian 233.849 penumpang naik dan 226.690 penumpang turun.

Seiring dengan meningkatnya volume perjalanan kereta api dan tingginya mobilitas masyarakat, KAI Daop 8 Surabaya terus meningkatkan pengawasan dan perawatan prasarana guna memastikan seluruh perjalanan kereta api dapat berjalan dengan aman, lancar, dan tepat waktu.

“Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh unsur operasional semakin solid dalam membangun budaya keselamatan yang kuat, sehingga mampu menghadirkan layanan transportasi kereta api yang selamat, aman, dan nyaman bagi pelanggan,” pungkas Mahendro. (cia)

Pemkab Bojonegoro Inovasi Tekan Volume Sampah

KRL JIS Rencana Mulai Operasi Juni 2026

Sekarang

Pemkab Bojonegoro Inovasi Tekan Volume Sampah

Hijau

KRL JIS Rencana Mulai Operasi Juni 2026

Sekarang

Viral Pungli Guru PAI di Bogor, Pelakunya Sudah Ditindak

Sekarang