U

Optimistis Jakarta Youth Film Festival Jadi Role Model di Indonesia

SekarangAja, JAKARTAJakarta Youth Film Festival (JYFF) yang diinisiasi Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi DKI Jakarta bisa menjadi role model bagi provinsi lain di seluruh Indonesia.  Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Rano Karno optimistis hal tersebut.

Wagub Rano juga meyakini, nantinya JYFF tidak hanya diikuti oleh peserta dari Jakarta tapi juga berbagai negara lain di dunia. Dijelaskannya, JYFF yang mewadahi sineas muda untuk berkompetisi membuat film pendek, merupakan bagian dan tahapan dari pembentukan ekosistem industri perfilman.

“Banyak dari produser besar di dunia film intenasional seperti Steven Spielberg, Geoge Lucas dan Jackie Chan juga berawal dari film pendek,” jelas Wagub Rano, saat menghadiri perayaan Hari Film Nasional di Ruang Auditorium Perpustakaan Nasional, Jalan Medan Merdeka Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (2/4/2026) hari ini melansir beritajakarta.id.

Dilanjutkan Wagub Rano, pihaknya serius mendorong pengembang film di Jakarta. Selain tengah berupaya membentuk Jakarta Film Comision. Ia  juga menegaskan komitmennya untuk mendorong perkembangan Jakarta sebagai Kota Sinema.

Diakui Wagub Rano, untuk bisa mewujudkannya dibutuhkan peran serta dan dukungan berbagai pihak. Termasuk sektor perbankan seperti Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta.

“Sebagai bagian dari industri kreatif, industri perfilman memiliki prospek ekonomi yang besar,” imbuhnya.

Wagub Rano juga mengaku senang, perayaan Hari Film Nasional bisa dilaksanakan di Perpustakaan Nasional.  Ia berharap, para peserta kegiatan yang mayoritas generasi muda akan semakin dekat dengan perpustakaan.

“Dengan adanya kegiatan pasti anak-anak akan datang ke perpustakaan, terus membaca buku, menambah referensi. Mudah-mudahan Perpustakaan Nasional juga bisa bekerja sama dengan Jakarta,” harapnya.

Kepala Perwakilan BI Provinsi DKI Jakarta, Iwan Setiawan menegaskan, perayaan Hari Film Nasional sebagai rangkaian dari JYFF 2026 ini merupakan bentuk nyata dukungan pihaknya terhadap pengembangan industri perfilman.

Menurut Iwan, pihaknya menggelar kegiatan JYFF sejak 2025 lalu, sebagai upaya mendorong ekosistem industri kreatif perfilman di Jakarta agar terus tumbuh melalui ajang kompetisi dan rangkaian kegiatan lainnya.

“Kami memberikan respons yang positif terhadap visi Pemprov DKI Jakarta. Tentunya kita sangat berkepentingan untuk kemajuan pertumbuhan ekonomi Jakarta,” tandasnya. (red)

Sekarang

Canangkan Bulan Pemberdayaan Perempuan melalui Pendidikan

Sekarang