Kota Malang Gagas Skywalk Kayutangan
SekarangAja, MALANG– Pemkot Malang membuka peluang bangun infrastruktur fisik modern. Salah satunya skywalk. Ini bahkan akan dipertimbangkan untuk diusulkan pembiayaannya ke Bank Dunia.
Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menegaskannya hal itu belum lama ini saat menjelaskan rencana kedepan membangun infrastruktur kawasan terintegrasi Kayutangan Heritage- Alun-Alun- Balai Kota- Splendid dan sekitarnya.
“Sudah kami sampaikan dan paparkan belum lama ini ke Bank Dunia ada tawaran untuk itu,” papar Wahyu saat ditemui awak media di Balai Malang belum lama ini.
Dia pun mencetuskan konsep Skywalk Kayutangan yang bisa terintegrasi pula ke kawasan padat Jalan Soekarno-Hatta (Soehat).
Perlu diketahui, umumnya, Skywalk adalah jenis jalur pedestrian yang terdiri dari jembatan (biasanya beratap tertutup) berfungsi sebagai penghubung antara dua atau lebih bangunan yang terletak di kawasan perkotaan (menghubungkan satu area pusat kota ke pusat lainnya).
Wahyu menjelaskan bahwa konsep skywalk yang direncanakan di Kota Malang mungkin sedikit berbeda dengan konsep pada umumnya.
“Kemungkinan akan diterapkan menghubungkan di dua kawasan itu (Kayutangan-Soehat). Nanti desainnya dibedakan yang ada yang konsepnya milenial satunya kolonial sesuai kawasannya,” jelas Wahyu.
Konsep ini secara garis besar diakuinya sudah disampaikan ke Bank Dunia dan dikatakannya mendapat respons positif. Ini ditegaskannya masih dalam tahap usulan, maka usulan jumlah anggaran belum dapat dibeberkan secara gamblang.
Ia menegaskan lagi jika konsep Skywalk ini masih akan dimatangkan terus menerus dan disesuaikan dengan diskusi atau perkembangan usulan dengan Bank Dunia dalam pembahasannya kedepan. (cia)















