Tiga Kandidat Ramaikan Bursa Calon Ketua Golkar Kota Malang
MALANG– Musyawarah Daerah (Musda) XI DPD Partai Golkar Kota Malang bakal digelar sebulan lagi. Belum ditetapkan tanggal musda, tapi ada tiga kader partai beringin ini yang diunggulkan menjadi Ketua DPD Golkar Kota Malang.
Mereka di antaranya adalah Sekretaris DPD Golkar Kota Malang Rudi Nugroho. Lalu Ketua Fraksi Golkar Kota Malang Suryadi dan Ketua Golkar Kecamatan Blimbing Teguh Darwanto.
Terkait ini Suryadi menanggapi masih menjalin konsolidasi agar Musda Golkar Kota Malang agar berjalan lancar. “Untuk dukungan dan menjadi kandidat ketua saya mengalir saja. Sebagai kader, saya siap jika memang dipercaya,’’kata Suryadi.
Sementara itu Teguh Darwanto sudah mendeklarasikan diri meramaikan bursa Ketua DPD Golkar Kota Malang periode berikutnya. Ini sudah dilakukannya Mei lalu. Menurut Teguh, ia siap jika dukungan mengalir.
Teguh Darwanto saat ini Ketua Pimpinan Partai Golkar (PK) Kecamatan Blimbing periode 2021-2026. Selain itu juga Wakil Ketua bidang MPO DPD II Partai Golkar Kota Malang.
“Dengan segala kerendahan hati dan penuh rasa tanggung jawab, serta dukungan maupun dorongan dari segenap pengurus Partai Golkar di Kecamatan Blimbing saya menyatakan kesediaan dan kesiapan untuk maju sebagai calon Ketua DPD Partai Golkar Kota Malang,” ungkap Teguh belum lama ini.
Sementara itu Rudi Nugroho belum bisa memberikan konfirmasi mengenai menguatnya dirinya sebagai salah satu kandidat Ketua Golkar Kota Malang. Meski begitu sosok Rudi sudah banyak dikenal dan menjadi kader senior.
Rudi sebelumnya juga sempat “dikenalkan” oleh Ketua DPD Golkar Kota Malang saat ini, Sofyan Edi Jarwoko, sebagai kader yang akan maju dalam bursa pemimpin baru Golkar Kota Malang belum lama ini.
Perlu diketahui total suara yang diperebutkan dalam Musda IX DPD Partai Golkar Kota Malang yakni 10 suara. Di antaranya, terdiri dari 5 suara dari unsur Pimpinan Kecamatan, DPD Partai Golkar Provinsi Jatim satu suara, DPD Kota Malang satu suara (demisioner), Dewan Pertimbangan Dewan Pimpinan Daerah Kota satu suara, Pimpinan Daerah Organisasi Sayap (AMPG dan KPPG) tingkat Kota satu suara.
Selanjutnya, dari unsur Pimpinan Daerah Ormas Pendiri dan yang didirikan Partai Golkar (SOKSI, Kosgoro 1957, Ormas MKGR, MDI, HWK, Al Hidayah dan Satkar Ulama) Kota Malang, secara bersama-sama memiliki satu suara. Untuk peninjau hanya memiliki hak bicara dan hak dipilih. Untuk undangan hanya memiliki hak bicara saja. (cia)