U

Awasi Pembangunan, Komisi C DPRD Kota Malang Libatkan Warga

MALANG- Pengawasan pembangunan infrastruktur di Kota Malang serius dilakukan DPRD Kota Malang. Ini bukan pekerjaan mudah. Komisi C yang membidangi pembangunan punya kiat memaksimalkan tugas berat ini. Yakni mengutamakan prinsip kolektif kolegial dan partisipasi masyarakat.

Ketua Komisi C DPRD Kota Malang Drs H Fathol Arifin MH mengatakan pembangunan  infrastruktur dan berbagai masalah pembangunan diawasi secara maksimal oleh komisi yang diketuainya. “Sebanyak apa pun tugas kami, tetap kami laksanakan dengan maksimal. Karena ini amanah, tanggung jawab yang kami emban. Harus dilaksanakan sampai tuntas,” tegas Fathol.

Ia mengakui urusan pembangunan  merupakan tugas penuh tantangan. Apalagi semua pembangunan menggunakan anggaran rakyat. Yakni APBD Kota Malang.

“Karena itu kami harus memastikan bahwa pelaksanaan pembangunan serba tepat. Tepat perencanaan, tepat anggaran, tepat pelaksanaan pembangunan dan  harus efektif. Dan tentu bernilai manfaat luas bagi masyarakat,” jelas politisi PKB Ini kepada sekarangaja.com.

Agar semua tugas berjalan maksimal, Fathol punya kiat khusus. Yakni menerapkan prinsip kolektif kolegial di internal komisi. “Artinya kami melaksanakan tugas ini secara bersama-sama. Partisipasi dan kolaborasi serta sinergi semua anggota Komisi C. Semua berpartisipasi. Saya sebagai ketua mengelola kebersamaan,” urainya.

Karena itulah Fathol memastikan tidak ada dominasi satu pihak di Komisi C. Mereka sepakat berbagi tugas dalam keseharian di dewan. Dengan begitu kata  dia, semua tugas pengawasan pembangunan berjalan maksimal.

Kiat lain lanjut Fathol melibatkan masyarakat. Yakni menjalankan fungsi pengawasan partisipatif. Artinya masyarakat dilibatkan dalam pengawasan pembangunan. “Dengan melibatkan masyarakat maka kami terus menjalin komunikasi dengan semua elemen masyarakat. Komunikasi kami terbuka, kapan pun bisa berkoordinasi,” ungkapnya.

Jadi ketika ada masalah terkait pembangunan, warga langsung menghubungi Komisi C. Usai mendapat laporan, langsung turun ke masyarakat untuk mencari solusinya.  

Lebih lanjut Fathol merinci berbagai pengawasan yang dilakukan pihaknya. Di antaranya rencana revitalisasi tiga pasar bermasalah, jalan tembus di Jalan Danau Jonge- Jalan Sulfat hingga pembebasan lahan bangunan di Jalan Ki Ageng Gribig atau akses pendukung Tol Madyopuro.  Banyak upaya yang sudah dilakukan.  Di antaranya saat hearing komisi dengan dinas-dinas terkait, Komisi C meminta laporan progres penyelesaian dan juga mendorong percepatan.

Selain itu yang kini tengah diawasi perbaikan atau pekerjaan drainase. Lokasinya di puluhan lokasi  kawasan langganan banjir di Kota Malang. “Seperti di Sawojajar, kawasan Soehat dan Jalan Bondowoso. Di  Sawojajar misalnya, pekerjaannya masih berlangsung. Kami imbau untuk dipercepat. Karena mulai  musim hujan,” tegas Fathol.

Menambahkan terkait pengawasan proyek, Sekretaris Komisi C DPRD Kota Malang H Ahmad Wanedi tetap menyoroti penyelesaian masalah pembebasan lahan bangunan di  Jalan Ki Ageng Gribig. Wanedi yang juga Wakil Ketua Pansus Pembahasan Pembebasan Lahan Bangunan di Jalan Ki Ageng Gribig menegaskan agar Pemkot Malang tegas.

Sementara itu anggota Komisi C, Hj Lea Mahdarina ST MT mengatakan selama ini  terus berusaha respons terhadap persoalan warga. Begitu mendapat laporan warga, pihaknya langsung mendatangi lokasi infrastruktur  yang dikeluhkan. “Setelah mengetahui kondisi di lapangan lalu dibahas di Komisi C. Kemudian mengundang instansi terkait dalam rapat kerja. Dalam rapat kerja itulah dicarikan solusinya,” jelas politisi PDI Perjuangan ini. (red/inforial)

Cuaca Jakarta Diprakirakan Cerah Hari Ini

Cuaca Jakarta Hari Ini Diprakirakan Cerah

Sekarang

Cuaca Jakarta Diprakirakan Cerah Hari Ini

Sekarang

Cuaca Jakarta Hari Ini Diprakirakan Cerah

Sekarang

DPRD Kota Malang Gelar Dialog Bersama Warga Isi Reses

Sekarang