Wamen Fajar Ajak Kebiasaan Bermasyarakat melalui Jumat Bersih di SMPN 70 Bandung
SekarangAja, BANDUNG–Wamendikdasmen Fajar Riza Ul Haq mengunjungi SMPN 70 Bandung dan melaksanakan kegiatan Jumat Bersih bersama siswa dan guru. Kegiatan ini dirangkaikan dengan Senam Anak Indonesia Hebat, aksi gotong royong membersihkan lingkungan sekolah, serta peninjauan langsung pembelajaran di kelas pada Jumat (6/2/2026) kemarin.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari implementasi 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, khususnya kebiasaan bermasyarakat, yang ditanamkan melalui praktik nyata kepedulian terhadap lingkungan, kerja sama, dan tanggung jawab bersama sebagai komunitas sekolah.
Dalam pelaksanaan Jumat Bersih, Wamen Fajar turut terlibat langsung membersihkan halaman sekolah, serta mengikuti kegiatan pemilahan sampah bersama anak-anak dengan pendampingan para guru. Kegiatan berlangsung secara gotong royong dan disambut antusias oleh para siswa.
Dalam kesempatan tersebut, Wamen Fajar menyampaikan bahwa kegiatan Jumat Bersih sejalan dengan Gerakan Indonesia ASRI yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, yang menekankan nilai Aman, Sehat, Resik, dan Indah melalui pembiasaan menjaga kebersihan lingkungan di sekolah, rumah, dan lingkungan sekitar.
“Kita semua punya kepedulian dengan lingkungan kita. Bermasyarakat bukan hanya ngobrol-ngobrol, tapi juga kita punya kepedulian dengan lingkungan, termasuk peduli dengan sampah. Jadi kalau ada gerakan Jumat bersih, itu bagian dari 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, contoh dari bermasyarakat yang baik,” tuturnya.
Lebih lanjut, Wamen Fajar menekankan pentingnya membangun kebiasaan baik dalam menjaga kebersihan secara konsisten melalui keteladanan dan kedisiplinan diri seperti dengan membawa tas belanja dari rumah untuk mengurangi penggunaan kantong plastik saat berbelanja.
“Untuk kebersihan lingkungan memang tidak gampang. Semua itu dimulai dari diri sendiri dan dimulai dari hal-hal kecil, enggak usah yang besar-besar. Jadi semua hal yang besar dimulai dari kebiasaan yang kecil dan dimulai dari mendisiplinkan diri sendiri,” jelasnya.
Pelaksanaan Jumsih tidak hanya menumbuhkan kebiasaan menjaga kebersihan lingkungan sekolah, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran awal bagi siswa dalam memahami pengelolaan sampah. Melalui kegiatan ini, siswa dibiasakan tidak hanya memungut sampah, tetapi juga mulai mengenali pentingnya memilah sampah sebagai bagian dari tanggung jawab bersama terhadap lingkungan.
Sejalan dengan hal tersebut, Wali Kota Bandung, Farhan menekankan pentingnya pemilahan sampah sejak dari sumber sebagai langkah mendasar dalam pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan. “Sampah itu kalau tidak dipilah maka akan tercampur dan tidak bisa diolah. Kalau sampah tidak dipilah, kita tidak bisa mengolah sampah organik menjadi pupuk dan tidak bisa mengolah sampah plastik untuk didaur ulang menjadi barang-barang yang lebih berguna. Itu sebabnya sampah harus dipilah dan diolah,” tegas Farhan.
Kepala SMPN 70 Bandung, Entang menyampaikan bahwa kegiatan Jumat Bersih telah menjadi bagian dari pembiasaan karakter siswa yang dilaksanakan secara rutin di sekolahnya.
“Jumsih ini Pembelajaran bagi siswa-siswi terkait kepedulian terhadap lingkungan telah kami lakukan secara rutin melalui Jumsih yang disertai dengan program-program lain seperti Senam Anak Indonesia Hebat dan MBG. Kegiatan ini juga terkait dengan tujuan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat dan kami biasakan untuk membentuk karakter siswa agar peduli terhadap lingkungan,” katanya.
Guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) SMP Negeri 70 Bandung, Deri, menambahkan dalam menumbuhkan kepedulian siswa terhadap kebersihan dan lingkungan sekolah kegiatan Jumat Bersih telah menjadi bagian dari pembiasaan yang terintegrasi dalam aktivitas sekolah.
“Sekolah sudah menjadwalkan kegiatan Jumat Bersih sejak awal semester dan sudah tercantum dalam jadwal KBM. Ada gerakan Sikancil (Siswa Cinta Lingkungan), terutama dalam membersihkan lingkungan sekolah setiap hari dan membiasakan diri memungut sampah,” kata Deri.
Antusiasme juga terlihat dari para siswa yang mengikuti kegiatan tersebut. Salah satu siswa, Raisa, mengaku senang mengikuti Jumat Bersih bersama teman-temannya.
Kegiatan Jumat Bersih dan Senam Anak Indonesia Hebat juga disambut antusias oleh para siswa. Selain berolahraga dan membersihkan lingkungan sekolah, para siswa turut melakukan ceklist 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat sebagai bagian dari pembiasaan karakter.
Salah satu siswa kelas VI, Raisa, menyampaikan bahwa kegiatan Jumat Bersih membuat lingkungan sekolah menjadi lebih bersih dan nyaman.
“Setiap minggu kami bersih-bersih kelas dan lingkungan sekolah. Jumsih Ini penting supaya sekolah bersih, nyaman, dan enak buat belajar biar ga banyak nyamuk,” ujar Raisa.
Sementara itu, Hasan, siswa kelas VI, mengaku senang dapat mengikuti kegiatan bersih-bersih bersama Wamen Fajar dan teman-temannya sekolahnya.
“Saya sangat senang bisa bersih-bersih sekolah bareng Pak Wamen dan teman-teman. Kegiatannya seru, setelah senam badan jadi segar dan lingkungan sekolah jadi bersih,” kata Hasan. (red)















