Wakil Ketua II DPRD Kota Malang Minta Pemkot Kaji Detail Skywalk Sebelum Diwujudkan
SekarangAja, MALANG- Rencana Pemkot Malang membangun skywalk menghubungkan Kawasan Kayutangan dengan Soekarno-Hatta Kota Malang diminta agar dikaji lebih detail. Terutama menghitung dampak positif dan negatifnya.
Itu diingatkan Wakil Ketua II DPRD Kota Malang Trio Agus Purwono. Wakil rakyat dari Dapil Lowokwaru ini meminta agar Pemkot Malang belajar dari daerah lain. Sehingga tak merugikan pemkot dan warga.
“Model skywalk ini sudah ada kan di Bandung. Sekarang kan itu malah mau dibongkar karena kondisi keamanan dan fungsinya tidak optimal, bahkan kumuh,” tegas Trio mengkritisi.
Dia berharap ini menjadi perhatian dan pertimbangan Pemkot Malang sebelum benar-benar merealisasikannya. Pemkot Malang atau dinas terkait, lanjut Trio, harus belajar dari yang sudah ada termasuk yang dilakukan di Bandung itu.
Politisi PKS ini berharap rencana ini benar-benar dikaji. Artinya Pemkot Malang harus memiliki landasan kajian yang sangat kuat dan bisa dipertanggungjawabkan. Tidak hanya realisasi jangka pendek tetapi bagaiamana nanti arah kedepan, perawatan dan pengelolaannya.
“Harus benar-benar kajian kuat. Yang sesuai juga dengan karakter Kota Malang dan kebutuhannya. Agar bisa dinikmati dalam jangka waktu panjang,” tegas Trio.
Ia meminta kajian yang nantinya akan dibuat untuk merealisasikan skywalk juga harus berisikan kajian potensi masalah yang diprediksi bisa muncul. Dia menegaskan bahwa DPRD Kota Malang mendukung program dan rencana pembangunan infrastruktur modern dan bermanfaat di Kota Malang. Hanya saja harus dipersiapkan, dikaji mendalam secara serius dan komprehensif.
“Kami tidak melarang pembangunan skywalk, tetapi harus dipersiapkan dengan benar,’’ katanya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Pemkot Malang berencana membangun skywalk. Namun gagasan ini masih dibahas dan dikaji lebih detail oleh Pemkot Malang sebelum diwujudkan. (inforial/cia)















