U

Top! Kopmen SBW  Jatim Malang  Mulai Pembangunan Klinik BPJS dan Kecantikan

SekarangAja, MALANGKoperasi Konsumen (Kopmen) Setia Budi Wanita (SBW) Jatim Malang makin perluas layanannya. Sekarang, Kopmen SBW Jatim Malang membangun fasilitas layanan kesehatan yang mencakup Klinik Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) dan Klinik Kecantikan. Itu ditandai dengan peletakan   batu pertama atau groundbreaking. Lokasinya di kawasan  Jalan Teluk Etna, Kota Malang.

​Gedung yang bakal difungsikan sebagai klinik kesehatan tersebut memanfaatkan bangunan di area kantor yang dulunya difungsikan sebagai gudang dan ruang arsip milik Kopmen  SBW Jatim Kota Malang. Setelah dievaluasi, potensi ruang yang ada dinilai sangat produktif jika dikembangkan menjadi unit bisnis layanan publik.

​Ketua Kopmen Setia Budi Wanita (SBW) Jatim Malang Dr  Sri Untari Bisowarno M.AP mengatakan, pengembangan usaha di bidang kesehatan ini merupakan amanat dan keputusan Rapat Anggota Rencana Kerja (RARK)  Kopmen  SBW  Jatim Malang November tahun 2025 lalu.

​”Hari ini kita laksanakan peletakan batu pertama untuk pengembangan usaha SBW di bidang kesehatan, yaitu Klinik BPJS dan Klinik Kecantikan. Kenapa baru sekarang, karena kita harus melengkapi seluruh administrasi terlebih dahulu dan mencari hari baik setelah bulan Suro,” kata Sri Untari.

Sri Untari menjelaskan, pengerjaan fisik bangunan klinik di gedung bekas gudang dan ruang arsip tersebut ditargetkan rampung pada akhir Desember mendatang. Rencananya, grand launching fasilitas kesehatan tersebut akan digelar bertepatan dengan Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT)  Kopmen  SBW  Jatim Malang, 30 Desember mendatang.

“Selama proses finalisasi bangunan nanti, kita juga siapkan untuk soft launching agar pelayanan bisa mulai berjalan secara bertahap,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ketua Komisi E DPRD Jatim ini  menerangkan bahwa lini usaha baru tersebut menjadi unit bisnis ke-6 yang dikelola  Kopmen  SBW  Jatim Malang.

sekarangaja

Sebelumnya, koperasi yang berbasis sistem tanggung renteng ini telah sukses mengoperasikan unit Simpan Pinjam (SP), Toko/Ritel, Kavling Tanah, Kafe, serta Transportasi/Rental Mobil.

​Untuk operasional klinik,  Kopmen SBW  Jatim Malang akan memberdayakan potensi internal anggota yang berprofesi sebagai tenaga medis, seperti dokter umum dan dokter gigi. Sedangkan untuk klinik kecantikan, bakal kolaborasi dan konsultasi bersama praktisi ahli serta dokter umum yang telah mengantongi sertifikasi kompetensi bidang estetika medis.

​”Layanan ini terbuka untuk masyarakat umum. Namun khusus bagi anggota Koperasi SBW, seluruh transaksi penggunaan layanan—baik klinik, toko, hingga rental mobil—akan dicatat dan dikembalikan manfaatnya dalam bentuk Sisa Hasil Usaha (SHU),” jelasnya.

​Di samping itu, kinerja keuangan unit-unit usaha Kopmen SBW  Jatim Malang sepanjang semester pertama tahun 2026 ini tercatat menunjukkan tren positif.

​”Alhamdulillah kinerja usaha berjalan baik. Jika pada tahun 2025 ketercapaian target omzet berada di angka 84 persen, maka di semester pertama tahun 2026 ini sudah menembus 96 persen. Kita optimis sisa target empat persen dapat terlampaui di semester berikutnya,” kata Sri Untari. (red)

Sekarang

RTH Jati Pinggir Ditata Ulang dengan Konsep City View

Sekarang