U

Tingkatkan Kelestarian Lingkungan, DLH Kota Malang Gelar Sosialisasi Kampung Berseri

SekarangAja, MALANGDinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang menggelar Sosialisasi Kampung Berseri (Bersih dan Lestari) di Aula UPT Pengelolaan Sampah, Jalan Rawisari Kota Malang. Kegiatan dihadiri Kasi Sarana dan Prasarana Kelurahan se-Kota Malang, Rabu (28/1/2026).

Program ini sekaligus  mendukung dan mewujudkan pengelolaan lingkungan yang baik dan berkelanjutan serta melibatkan peran serta masyarakat.

Hadir sebagai Narasumber Eka Agustina Melani selaku Pengendali Dampak Lingkungan Ahli Madya Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Timur. Dalam paparannya, ia menyampaikan Kampung Berseri merupakan sebuah inovasi dari Provinsi Jawa Timur sebagai upaya meningkatkan keterlibatan masyarakat dan pemangku kepentingan lain dalam pengelolaan lingkungan hidup.

Dia pun menyampaikan, adanya Kampung Berseri ini dipicu oleh persolan pengelolaan lingkungan hidup yang semakin kompleks.

“Mulai dari sampah yang tidak terpilah, pembuangan sampah sembarangan serta adanya penanganan sampah yang kurang optimal karena ketersediaan anggaran yang tidak seimbang dengan permasalahan sampah,” terangnya.

sekarangaja

Dikatakannya, hal yang dapat dilakukan dengan melibatkan peran serta masyarakat maupun pemangku kepentingan yang diwujudkan melalui Kampung Berseri. “Salah satu tujuan adanya Kampung Berseri ini adalah meningkatkan kapasitas Pemerintah Desa/Kelurahan dalam manajemen pelestarian lingkungan di wilayahnya, sehingga dapat tercipta lingkungan yang bersih, hijau dan lestari. Di sisi lain, untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat menjaga kualitas lingkungan yang baik secara mandiri,” jelas Eka.

Ia memaparkan untuk mekanisme pelaksanan Kampung Berseri adalah pengusulan yang dilakukan Desa/Kelurahan. Dalam hal ini Kepala Desa/Lurah melalui Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten/Kota kepada Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Timur.

“Setelah ada pengusulan, kemudian melakukan pendaftaran secara online dengan melampirkan dokumen atau kelengkapan yang dibutuhkan. “Data pendukung disampaikan dalam bentuk soft file yang disimpan di Google Drive,” terang Ika.

Lalu, dilakukan penilaian baik penilaian administrasi, penilaian dokumen dan penilaian lapangan. “Untuk kategori Desa/Kelurahan Berseri meliputi Kategori Pratama, Madya dan Mandiri. Setelah dilakukan penilaian maka, akan diberikan penghargaan yang telah ditetapkan oleh Keputusan Gubernur Jawa Timur. Penghargaan diberikan dalam bentuk piagam, insentif dan atau dalam bentuk lainnya,” beber Eka.

Ia menambahkan, bagi Desa/Kelurahan Berseri akan dilakukan pendampingan berupa pembinaan, monitoring, evaluasi dan pelaporan.

Di tempat yang sama, Plh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Malang Gamaliel Raymond Hatigoran Matondang mengucapkan terimakasih atas arahan yang diberikan oleh  Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Timur.

Raymond mengatakan bahwa Program Kampung Berseri tidak dapat dilakukan secara parsial, tetapi diperlukan sinergi dan kolaborasi lintas sektor serta lintas Pemerintah. 

“Melalui sosialisasi ini, diharapkan seluruh peserta dapat memahami secara utuh tujuan, arah kebijakan serta peran masing-masing dalam mendukung Program Berseri Tahun 2026,” tutur Raymond.

Menurutnya, kelurahan memiliki peran yang sangat strategis dan sebagai ujung tombak pembangunan berbasis masyarakat.

“Kami mendorong Kelurahan untuk semakin aktif dan inovatif dalam mengembangkan lingkungan yang bersih dan lestari. Mulai dari pengelolaan sampai dari sumbernya, penguatan Bank Sampah, pengurangan sampah plastik, penghijauan wilayah hingga peningkatan peran serta masyarakat serta kader lingkungan,” jelasnya.

“Mari kita jadikan Program Kampung Berseri 2026 ini sebagai gerakan bersama sejalan dengan semangat Ngalam Rijik dan Ngalam Seger demi terwujudnya Kota Malang yang bersih, sehat dan berkelanjutan baik untuk generasi sekarang maupun yang akan datang,” sambung Raymond.

Dalam kesempatan tersebut, ia  mengemukakan jika Sosialisasi Kampung Berseri merupakan bagian dari komitmen Pemkot Malang dalam mendukung pelaksanaan Dasa Bhakti Wali Kota dan Wakil Wali Kota Malang khususnya melalui program Ngalam Rijik dan Ngalam Seger yang menekankan pentingnya kebersihan lingkungan, pengelolaan sampah yang berkelanjutan serta lingkungan yang sehat, asri dan nyaman bagi seluruh masyarakat. (ina/red)

Sekarang

DPRD DKI Jakarta Ingatkan Pengerukan 13 Sungai Harus Konsisten

Sekarang

DLH Kota Malang Tanam 40 Pohon Tabebuya di Kawasan Soehat

Hijau