U

Tiga Pelajar Kota  Malang Raih Prestasi Gemilang di Global Youth Summit 2026 Filipina

SekarangAja, MALANG– Kabar membanggakan datang dari Kota Malang. Tiga pelajar asal kota pendidikan ini berhasil mengukir prestasi mentereng di ajang Global Youth Summit (GYS) 2026 yang digelar di Davao, Filipina, pada 26-30 Maret 2026.

Tiga pelajar itu yakni, Mohamad Seno Ibrahim, siswa SMAN 3 Kota Malang, I Putu Reylan Digdaya  siswa SMAN 3 Kota Malang dan Aghna Nurma Faeyzadana, siswa MAN 2 Kota Malang.  

Mereka berhasil menyisihkan finalis dari berbagai negara Asia seperti Nepal, Filipina, Malaysia, Singapura, Thailand, dan lainnya. Membawa pulang gelar juara pertama dan juara harapan.

Prestasi ini tidak hanya membanggakan nama sekolah, tetapi juga mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional.

Global Youth Summit merupakan acara tahunan berskala besar yang diselenggarakan oleh SM Cares dan Global Peace Foundation di SM Lanang, Davao. Ajang ini bertujuan memberdayakan pemuda dalam mempromosikan Sustainable Development Goals (SDGs) dengan fokus utama pada kepemimpinan, lingkungan, dan kesehatan.

Pada penyelenggaraan GYS 2026, para peserta ditantang untuk menghadirkan solusi inovatif terkait SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab.

Ketiga pelajar asal Malang ini sukses memukau dewan juri yang terdiri dari peneliti dan akademisi lingkungan internasional dengan gagasan brilian mereka.

Berikut adalah rincian prestasi yang diraih oleh tiga pelajar berbakat asal Malang.

Juara 1: Mohamad Seno Ibrahim (SMAN 3 Kota Malang)

Siswa kelas XI ini berhasil menyabet gelar juara pertama dengan presentasi yang mengangkat isu penyelamatan ekosistem laut. Seno memaparkan metode “Coral Gardening” atau pemulihan terumbu karang.

Ia menyoroti pentingnya pelestarian terumbu karang oleh warga pesisir, tidak hanya untuk melindungi biota laut tetapi juga sebagai benteng alami untuk mitigasi bencana tsunami. Gagasannya berhasil mengalahkan finalis asal Nepal dan Filipina.

2. Juara Harapan 2: I Putu Reylan Digdaya (SMAN 3 Kota Malang)

Rekan Seno dari SMAN 3 Malang, I Putu Reylan Digdaya, turun di ajang yang sama dan berhasil meraih juara harapan 2. Ia mempresentasikan inovasi di bidang energi terbarukan berjudul “Wave Power Plant” atau Pembangkit Listrik Tenaga Ombak. Gagasan ini menunjukkan potensi besar pemanfaatan gelombang laut sebagai sumber energi bersih untuk masa depan.

3. Juara Harapan 3: Aghna Nurma Faeyzadana (MAN 2 Kota Malang)

Siswa kelas XI ini menjadi satu-satunya perwakilan dari MAN 2 Malang yang berhasil meraih juara harapan 3. Aghna mengusung inovasi revolusioner di bidang pengelolaan air bersih melalui HIDROECO: Sistem Penyaringan Air Berbasis Elektrokimia.

Inovasinya merupakan reaktor filtrasi air yang mengintegrasikan Internet of Things (IoT) dan Bio-Electrochemical. Teknologi ini dirancang untuk mengubah air kotor menjadi jernih dan sehat, memberikan solusi bagi masyarakat untuk mendapatkan akses air yang aman.

Keberhasilan ini tidak diraih secara instan. Ketiga pelajar tersebut mempersiapkan materi penelitian, observasi, dan presentasi secara mandiri selama tiga hingga empat bulan di hadapan para juri asing.

Mohamad Seno Ibrahim mengungkapkan rasa bangga dan syukurnya.  “Saya bersyukur bisa menyuarakan hasil observasi dan kampanye tentang pelestarian terumbu karang di Indonesia di forum internasional ini,” ujarnya.

I Putu Reylan Digdaya berharap prestasi ini menjadi pemantik semangat bagi generasi muda untuk terus belajar dan mengembangkan ide-ide inovatif sejak dini.

“Ini adalah awal yang baik untuk terus berkarya utamanya para pelajar di Malang,” tambahnya.

Sementara itu, bagi Aghna, pengalaman ini merupakan pengalaman emas yang sarat keilmuan.

“Ini pertama kalinya saya mengikuti ajang internasional. Saya mendapat tantangan untuk mengasah kemampuan berbahasa asing dan mengeksplorasi gagasan sejak usia muda. Saya berharap generasi muda mendapat apresiasi dan dukungan agar mampu mengaktualisasikan gagasannya,” tutur Aghna yang merupakan satu-satunya wakil MAN 2 Malang tersebut.

Prestasi ini diharapkan dapat menginspirasi lebih banyak pelajar di Indonesia untuk terus berinovasi dan berkontribusi dalam solusi lingkungan global.(cia)

Sekarang

Ini Komitmen PLN Bangun Infrastruktur di Wilayah 3T

Sekarang

Anjungan DKI Jakarta di TMII Segera Direvitalisasi

Sekarang