U

Selama Ops Ketupat Semeru 2026, Ini Pospam dan Posyan yang Disiagakan Polresta Malang Kota

SekarangAja, MALANGSejumlah pos pengamanan dan pelayanan guna mengantisipasi kepadatan lalu lintas (lalin) selama arus mudik Lebaran 2026 bakal dibangun di Kota Malang. Pos tersebut akan ditempatkan di sejumlah lokasi strategis yang memiliki mobilitas masyarakat tinggi.

Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Putu Kholis Aryana mengatakan, pihaknya akan mendirikan tiga pos pengamanan (pospam) dan satu pos pelayanan (posyan) di wilayah Kota Malang. Selain itu, juga disiapkan beberapa pos pantau.

“Tiga pos pengamanan akan ditempatkan di sekitar Jembatan Universitas Brawijaya, Exit Tol Madyopuro, dan kawasan Alun-Alun Merdeka. Sementara pos pelayanan berada di Stasiun Malang Kota Baru,” katanya.

Ia menjelaskan, empat titik tersebut dipilih karena merupakan kawasan dengan aktivitas masyarakat yang tinggi, khususnya saat momentum mudik dan libur Lebaran. Jembatan Universitas Brawijaya, misalnya, menjadi salah satu jalur yang kerap mengalami kepadatan arus lalin.

Jalur ini merupakan akses utama menuju kawasan wisata di Kota Batu yang selalu ramai dikunjungi wisatawan. Selain itu Exit Tol Madyopuro pintu masuk penting menuju Kabupaten Malang bagian selatan.

Sementara kawasan Alun-Alun Merdeka merupakan pusat aktivitas masyarakat. Itu karena di sekitarnya terdapat pusat perbelanjaan, perbankan, tempat ibadah, hingga destinasi wisata.

Pos pelayanan yang ditempatkan di Stasiun Malang Kota Baru akan difokuskan untuk memantau arus mudik menggunakan moda transportasi kereta api.

Kasatlantas Polresta Malang Kota AKP Rio Angga Prasetyo menjelaskan, selain pospam dan posyan, kepolisian juga menyiapkan sejumlah pos pantau untuk memonitor pergerakan lalu lintas. Berbagai pos pantau yang akan dibangun yakni  Pos Pantau Malang Creative Center, Pos Pantau Landungsari, Pos Pantau Kacuk Barat, Pos Pantau Jembatan Kedungkandang, serta Pos Pantau Alun-alun Merdeka Kota Malang.

Berbagai  pos pantau tersebut berfungsi untuk memonitor arus kendaraan yang masuk dan keluar Kota Malang, baik dari arah Kota Batu maupun Kabupaten Malang.

“Jika terjadi kemacetan, personel kami dari Satlantas yang disiagakan dalam Tim Urai bersiaga akan segera melakukan pengaturan arus kendaraan. Apabila kepadatan kendaraan semakin meningkat, tim pengurai kemacetan dari wilayah terdekat akan langsung diterjunkan untuk membantu memperlancar lalu lintas,” jelas Rio.

Dia juga menegaskan bahwa skema pengaturan lalu lintas tersebut tidak hanya diterapkan saat arus mudik, tetapi juga saat arus balik dan selama periode libur Lebaran. Selain itu, rekayasa lalu lintas yang disiapkan tidak diberlakukan terus menerus, melainkan kondisional.

“Pergerakan masyarakat di Malang Raya sangat tinggi, apalagi dengan Kota Batu sebagai ikon wisata yang banyak dikunjungi masyarakat selama liburan, dan beberapa objek wisata dalam Kota Malang sendiri,” katanya. (red)

Sekarang

Perkuat Persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Indonesia

Sekarang