Sambut Hari Anak Nasional 2026, Indonesia Sehat Jiwa Perluas Program Psikoedukasi Gratis ‘Anak Hebat’ untuk Sekolah Dasar
SekarangAja, MALANG– Memperingati Hari Anak Nasional (HAN) 2026, lembaga sosial Indonesia Sehat Jiwa (ISJ) secara masif mengajak seluruh elemen masyarakat—mulai dari lingkungan sekolah, rumah, hingga keluarga- meningkatkan kesadaran (awareness) dan kepedulian terhadap kesehatan mental anak dan remaja di Indonesia.
Di tengah maraknya tantangan era digital, angka kasus perundungan (bullying), ketergantungan gawai (gadget), serta risiko kekerasan pada anak kian mengkhawatirkan.
Menjawab tantangan tersebut, Indonesia Sehat Jiwa mengintensifkan jangkauan program “Anak Hebat”, sebuah inisiatif psikoedukasi gratis yang dirancang khusus bagi siswa Sekolah Dasar (SD) di seluruh Indonesia.
Program “Anak Hebat” merupakan turunan langsung dari program inovatif Peer Buddy (Duta Curhat Teman Sebaya) yang digagas ISJ sebagai respons preventif dan solutif atas maraknya kasus perundungan serta masalah kesehatan mental pelajar.
“Mengandalkan tenaga ahli profesional saja tidak akan pernah cukup untuk mengatasi skala masalah yang ada. Kami bergerak secara sistematis dengan mendidik generasi muda sejak dini agar memiliki empati, cerdas digital, serta mampu melindungi diri mereka sendiri,” kata Sofia Ambarini, Ketua Indonesia Sehat Jiwa.
Tiga Pilar Utama Program Psikoedukasi “Anak Hebat”
Program ini membekali para siswa SD dengan tiga materi krusial yang disajikan secara interaktif dan aplikatif.
Pencegahan Bullying & Cyberbullying: Menanamkan nilai toleransi, empati, serta keberanian untuk bersuara (speak up) menolak segala bentuk perundungan di sekolah maupun media sosial.
Penggunaan Gadget yang Bijak: Membimbing anak-anak mengatur screen time, menyaring informasi digital, serta mencegah kecanduan gawai sejak dini.
Edukasi Seks Dasar (Sex Education): Memberikan pemahaman aman mengenai privasi tubuh, mengenali batasan sentuhan (aman vs tidak aman), serta pencegahan kekerasan seksual sesuai usia anak.
Sinergi Tiga Lingkungan dan Akses Gratis Bagi Seluruh Sekolah
Indonesia Sehat Jiwa menekankan bahwa keberhasilan perlindungan jiwa anak membutuhkan kolaborasi erat antara sekolah, rumah, dan keluarga. Edukasi karakter bermula dari keluarga, diperkuat di lingkungan sekolah, dan didukung oleh ekosistem masyarakat yang responsif.
Sebagai wujud komitmen inklusif, program “Anak Hebat” disediakan secara 100 persen gratis. Seluruh Sekolah Dasar (SD/MI) di Indonesia yang ingin menghadirkan tim psikolog dan fasilitator Indonesia Sehat Jiwa dapat mengajukan undangan resmi melalui portal organisasi.
Untuk diketahui, Indonesia Sehat Jiwa (ISJ) adalah organisasi sosial terpadu di bawah Yayasan Mahargijono Schützenberger Indonesia yang berfokus pada edukasi, pencegahan, dan penanganan krisis kesehatan mental di Indonesia. Melalui program berbasis komunitas seperti Peer Buddy, Anak Hebat, dan layanan konsultasi dasar, ISJ berkomitmen menciptakan ekosistem masyarakat Indonesia yang empati, tangguh, dan sehat secara psikologis. (red)
- 'Anak Hebat'
- Indonesia Sehat Jiwa
- Indonesia Sehat Jiwa peringati Hari Anak Nasional 2026
- Indonesia Sehat Jiwa Perluas Program Psikoedukasi Gratis 'Anak Hebat'
- Indonesia Sehat Jiwa Perluas Program Psikoedukasi Gratis 'Anak Hebat' untuk Sekolah Dasar
- Ketua Indonesia Sehat Jiwa Sofia Ambarini
- Pencegahan Bullying & Cyberbullying
- Program "Anak Hebat" sosial Indonesia Sehat Jiwa
- Sofia Ambarini
- Yayasan Mahargijono Schutzenberger















