U

Revitalisasi Alun-Alun Merdeka, DLH Kota Malang Pastikan Taman Bermain Aman dan Ramah Anak

SekarangAja, MALANGRevitalisasi Alun-Alun Merdeka yang dilaksanakan sejak Oktober 2025 lalu oleh  Bank Jatim  memberi banyak manfaat. Salah satu fasilitas yang dibangun yakni taman bermain atau playground. Pengerjaannya sudah rampung 100 persen.

Plh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Malang Gamaliel Raymond Hatigoran Matondang menyampaikan konsep yang diusung taman bermain ini adalah ramah anak.  Warna cerah yang dipilih telah melalui kajian. Lantainya  pun aman untuk anak-anak.

“Mayoritas pengunjung Alun-Alun Merdeka ini adalah anak-anak, maka taman bermain yang kita sediakan tentunya harus aman, nyaman dan ramah anak,” kata Plh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Malang Gamaliel Raymond Hatigoran Matondang, Rabu (21/1/2026).

Dikatakannya, untuk taman bermain ini memang kondisi sebelumnya sudah tidak layak. Banyak besi-besi berkarat, dan catnya sudah banyak yang mengelupas. “Maka, sudah waktunya dilakukan pemeliharaan dan perbaikan,” tutur Raymond.

Melalaui  program dari Bank Jatim ini,  untuk taman bermain ditambah jenis permainannya. “Lantainya safety, sehingga aman jika anak-anak akan bermain. Di samping itu, dengan warna-warna cerah. Maka, anak-anak akan lebih senang,” ujar Raymond.

Dikatakannya, dalam revitalisasi yang mengalami perubahan cukup signifikan adalah keberadaan air mancur yang semula air mancur dalam bentuk kolam dan berpagar. Sekarang dalam bentuk taman yang mengusung konsep dry fountain yang dilengkapi dengan lampu warna-warni agar terlihat lebih indah ketika sore dan malam hari.

“Selain itu, di area air mancur anak-anak bisa bermain basah-basahan dan berlari-larian. Orang tua tidak perlu khawatir karena DLH memastikan keamanan. Rencana akan kami launching pada akhir Januari 2026,” bebernya.

sekarangaja

Lebih lanjut dikatakannya, perubahan utama dalam revitalisasi tersebut adalah pada area tengah, yang sebelumnya air mancur berbentuk kolam sekarang mengusung konsep taman atau dry fountain.

“Istilahnya anak-anak bisa bermain basah-basahan atau berlarian. Dari sisi keamanan sudah dibuat safety. Kemudian, ada perbaikan dan penambahan playground,’’ katanya. ‘’Disamping itu, toilet diperlebar, ada tempat bilas, ada ruang laktasi untuk ibu-ibu yang menunggu putra-putrinya serta perbaikan skateboard dan tempat duduk yang rusak,” sambung Raymond.

Lalu, lampu-lampu masih menggunakan lampu yang lama. “Hanya saja yang semula terlalu tinggi, kini dipendekkan dengan harapan apabila  menyala akan tampak lebih eksklusif. Jadi, kita tidak mengubah sama sekali,” ujarnya.

Dirinya menegaskan untuk empat kios yang dibongkar karena 90 persen kayunya yang posisi di bawah maupun di atas sudah habis dimakan rayap, sehingga apabila pintu dibuka bisa jadi roboh karena memang habis dimakan rayap.

“Kita perbaiki tetapi tidak merubah. Termasuk atapnya, tiang dan ukurannya juga tetap tidak ada perubahan,” jelasnya.

Ke depan, pihaknya juga mengantisipasi jika  menghadapi PKL (Pedagang Kaki Lima) utamanya saat Ramadan dan menjelang Lebaran.

“Kami akan melakukan koordinasi dengan berbagai pihak dan kami harapkan area Alun-alun Merdeka ini dapat steril dari keberadaan PKL,” tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut, pihaknya berharap adanya revitalisasi Alun-Alun Merdeka ini dapat meningkatkan kunjungan dan masyarakat tetap  berpartisipasi dalam menjaga keamanan, ketertiban, kenyamanan dan kebersihan Alun-Alun Merdeka ini.

Salah satu masyarakat, Silfita mengaku senang dengan adanya revitalisasi Alun-Alun Merdeka. “Pastinya senang ya, playground diperbaiki, apalagi air mancurnya dapat digunakan untuk bermain anak-anak,’’ katanya.

“Saya berpikir, ini adalah tempat hiburan yang murah, aman dan nyaman. Ingin segera launching dan saya bisa mengajak serta keluarga,” sambung Silfita.

Ia berharap agar Alun-Alun Merdeka nantinya jauh dari PKL sehingga penataan dapat lebih baik lagi. (ina/red)

Sekarang

Akhir Pekan Sebagian Jakarta Diprakirakan Dibasahi Hujan

Sekarang