Rencana Revitalisasi Pasar Tawamangu, Anggaran Diusulkan ke Pemerintah Pusat
MALANG– Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan Kota Malang, Eko Sri Yuliadi mengatakan Pemkot Malang terus berusaha merevitalisasi Pasar Tawangmangu. Pemkot Malang berupaya mendapatkan alokasi anggaran untuk revitalisasi pasar menggunakan APBN. Rencananya Pemkot Malang bersama DPRD Kota Malang akan mengunjungi Kementerian PU dan Kementerian Perdagangan di Jakarta dalam waktu dekat.
“Masih proses (usulan) di Kemendag RI,” ujar Eko Sya, sapaan akrab Eko Sri Yuliadi.
Dalam perencanaannya, Eko menjelaskan pasar akan dibuat lebih modern. Meski begitu, khasanah tradisional tetap dipertahankan.
Para pedagang bisa berjualan seperti biasa. Sedangkan usaha lain seperti kafe juga akan diakomodir.
“Modelnya seperti di Pasar Klojen,” terang Eko.
Eko menyatakan, revitalisasi bukan sekadar perubahan bangunan dalam bentuk fisik. Tapi juga bertujuan untuk meramaikan pasar. Perlu adanya inovasi agar pasar menjadi lebih ramai.
Pedagang Pasar Tawangmangu, Baroji mengungkapkan persetujuannya terhadap rencana revitalisasi pasar. Menurutnya, pasar saat ini sudah tidak nyaman untuk berdagang.
Kondisi pasar terkesan kumuh, kalau hujan datang, jalanan bisa menjadi becek. Beberapa waktu lalu, tidak ada saluran air di pasar sehingga mengakibatkan banjir.
“Tapi sekarang sudah ada. Itu di tengah pasar ada saluran airnya. Dulu, kalau hujan, air tidak ke kiri, tidak ke kanan. Menggenang di tengah,” ungkap Baroji.
Baroji berpendapat, revitalisasi pasar harus memperhatikan kenyamanan dan keamanan. Pedagang dan pembeli mengharapkan kenyamanan saat berada di pasar.
“Kami sebagai pedagang juga ingin pasar aman. Di bagian barat itu kan cukup rawan sebenarnya. Jadi perlu dipertimbangkan juga keamanannya,” ujarnya.
Baroji menyebut, para pedagang sudah lama mengharapkan pasar segera direvitalisasi. Saat ini, para pedagang rutin membayar retribusi, namun merasa tidak ada layanan yang kembali ke mereka atas pajak yang telah dibayarkan.
“Pajak retribusi naik terus, tapi tidak kembali ke kami. Memang seharusnya direvitalisasi. Saya bayar retribusi Rp 4.000 per hari,” papar dia. (cia)
- dan Perdagangan Kota Malang Eko Sri Yuliadi
- Eko Sri Yuliadi
- Pasar Tawamangu Kota Malang
- Pasar Tawamangu Kota Malang Kepala Dinas Koperasi Perindustrian
- Pasar Tradisional di Malang
- Pasar Tradisional di Malang Raya
- Pemkot Malang
- Rencana Revitalisasi Pasar Tawamangu Kota Malang
- Revitalisasi Pasar Tawamangu Kota Malang















