U

Pemkot Malang Gagas Bayar Parkir di Kayutangan Pakai  QRIS

KOTA MALANG- Sistem perparkiran di sepanjang Koridor Kayutangan Kota Malang direncanakan dibuat non tunai. Ini dijelaskan Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Malang R Widjaja Saleh Putra, Skema yang disiapkan yaitu pembayaran non tunai menggunakan sistem Quick Response Code Indonesian Standart (QRIS). Rencana ini akan diusulkan dalam Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) APBD tahun 2024 pada pertengahan tahun ini. 

Jaya, sapaan Kadishub R Widjaja Saleh Putra mengatakan penerapan sistem ini akan lebih memaksimalkan pendapatan parkir dan menekan terjadinya kebocoran. Saat ini disebutkannya  masih dipersiapkan dulu peraturannya. Karena jika diberlakukan sekarang, untuk bayar para juru parkir (jukir) membutuhkan anggaran secepatnya dan sampai saat ini masih belum siap.

“Untuk honor jukir, nantinya akan dibayar oleh Dishub dan akan dikomunikasikan dengan para jukir. Kami berharap ini menjadi solusi terbaik dan memberi kenyamanan bagi warga yang parkir di kawasan Kayutangan Heritage,” tegas dia.

Di sisi lain, penerapan sistem ini diharapkan juga akan berimbas terhadap peningkatan kunjungan wisata.  “Selama ini terkait parkir di Kayutangan Heritage sudah berjalan dengan baik, dan ke depan kami harap lebih baik lagi,” pungkas Jaya. (ran)

Sekarang