Pembangunan Gereja Basilika Santo Fransiskus Xaverius di IKN Masuk Tahap Akhir, Ini Fasilitasnya
SekarangAja, IBU KOTA NUSANTARA– Pembangunan Gereja Basilika Santo Fransiskus Xaverius di kawasan Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) sudah memasuki tahap akhir. Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar pun meninjau progres pembangunannya.
“Di seberang Masjid Negara, juga tengah dibangun Gereja Besar (Basilika) yang akan menjadi pusat peribadatan umat Katolik di kawasan OIKN. Progres pembangunannya kini telah memasuki tahap akhir dan segera difungsikan,” kata Menag Agama Nasaruddin Umar di Ibu Kota Nusantara.
Gereja Basilika Santo Fransiskus Xaverius dibangun di atas lahan hampir 12.000 meter persegi. Fasilitas utamanya meliputi gedung gereja empat lantai, rumah uskup, taman doa dan Jalan Salib, Gua Maria, serta bangunan penunjang lainnya.
Bangunan ini dirancang menampung sekitar 1.600 umat dan akan menjadi basilika pertama di Indonesia yang berdiri di kawasan pusat pemerintahan baru.
Dalam peninjauan tersebut, perhatian juga diberikan pada pemasangan lonceng dan salib yang didatangkan khusus dari Belanda dan menggunakan sistem digital.
Pemasangan keduanya ditargetkan rampung bulan depan agar basilika dapat difungsikan sesuai rencana, termasuk untuk agenda pertemuan para uskup.
Menag Nasaruddin Umar menyampaikan pembangunan rumah ibadah di kawasan Ibu Kota Nusantara tidak hanya diperuntukkan bagi satu agama, melainkan seluruh umat beragama di Indonesia.
“Insya Allah, di bawah arahan Bapak Presiden Prabowo Subianto serta dukungan penuh Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono, kawasan ini akan menghadirkan rumah ibadah bagi seluruh agama di Indonesia sebagai simbol persatuan, toleransi, dan harmoni dalam keberagaman,” katanya.
“IKN bukan hanya tentang pembangunan fisik, tetapi juga pembangunan nilai. Kehadiran rumah ibadah seluruh agama di jantung ibu kota negara menjadi penegasan bahwa Indonesia dibangun di atas fondasi saling menghormati dan kebersamaan,” sambung Menag Nasaruddin Umar. (red)















