Kopwan SBW Perkuat Sinergi Anggota Lewat Pendidikan dan Gotong Royong Hadapi Kondisi Ekonomi Melambat
SekarangAja, MALANG–Koperasi Wanita (Kopwan) Setia Budi Wanita (SBW) Malang terus bergerak untuk anggotanya. Terbaru melakukan evaluasi terhadap capaian kinerja organisasi dan usaha pada Triwulan I tahun 2026.
Kendati menghadapi tantangan perlambatan ekonomi yang berdampak pada pencapaian target keuangan, Kopwan SBW optimis mampu mengejar ketertinggalan. Itu dilakukan melalui penguatan nilai-nilai gotong royong dan pendidikan anggota secara masif.
Ketua Kopwan SBW, Dr Sri Untari Bisowarno, mengungkapkan berdasarkan data faktual hingga akhir Maret, capaian omzet mencatatkan minus sekitar sembilan persen dari target yang ditetapkan dalam Rencana Kerja (RK) 2026. Kondisi ini dipicu oleh pelemahan daya beli masyarakat yang turut dirasakan oleh para anggota koperasi.
”Kami melihat fenomena unik pada periode Ramadan dan menjelang Lebaran tahun ini. Biasanya, momen ini menjadi tumpuan kenaikan omzet melalui pengajuan pinjaman anggota. Namun, faktanya kali ini tidak seperti tahun-tahun sebelumnya. Ada pelemahan ekonomi yang cukup kuat di tingkat masyarakat, baik yang bergerak di sektor formal maupun informal,” ujar Sri Untari usai memimpin Rapat Koordinasi Bulanan dan Halalbihalal bersama pengurus, pengawas, serta Penanggung Jawab (PJ) Kelompok di Malang, Selasa (7/4/2026) kemarin.
Menurut Untari, penurunan nilai pinjaman anggota menjadi indikator nyata bahwa pendapatan masyarakat sedang mengalami kontraksi. Kendati demikian, pihaknya tidak tinggal diam. Evaluasi triwulan ini menjadi pijakan untuk menyusun strategi baru guna mencapai target program kerja yang telah disusun hingga akhir tahun.
Salah satu langkah konkret yang terus dijalankan adalah konsistensi dalam memberikan pendidikan anggota. Program ini dilaksanakan secara terjadwal setiap bulan dan diikuti oleh 400 hingga 500 anggota per sesi. Melalui forum ini, anggota diberikan pemahaman mendalam mengenai kondisi organisasi serta sistem tanggung renteng yang menjadi fondasi SBW.
”Harapannya, melalui pendidikan ini, anggota mengetahui secara transparan bahwa ada capaian yang belum positif. Dengan begitu, muncul semangat gotong royong untuk bersama-sama meningkatkan kinerjat⁶ usaha sesuai dengan sistem nilai yang kita anut,” imbuhnya.
Kegiatan koordinasi bulanan tersebut juga dirangkaikan dengan acara Halal Bihalal sebagai sarana mempererat tali silaturahmi antara pengurus, pengawas, dan seluruh PJ kelompok. Selain penyampaian evaluasi usaha, acara tersebut juga diisi dengan siraman rohani oleh Ustadz Abdul Fatah dari salah satu pondok pesantren terkemuka, guna memberikan motivasi spiritual bagi para penggerak koperasi.
”Dengan kekuatan kekeluargaan dan kejujuran dalam berorganisasi, kami yakin target di triwulan berikutnya dapat tercapai lebih baik lagi,” pungkas tokoh koperasi nasional ini. (red)
- Koperasi terbesar di Malang Raya
- Koperasi terkuat di Malang Raya
- Kopwan SBW
- Kopwan SBW Hadapi Kondisi Ekonomi Melambat
- Kopwan SBW Perkuat Sinergi Anggota Lewat Pendidikan dan Gotong Royong
- Kopwan SBW Perkuat Sinergi Anggota Lewat Pendidikan dan Gotong Royong Hadapi Kondisi Ekonomi Melambat
- Sistem tanggung renteng di Malang Raya
- Sistem tanggung renteng Kopwan SBW















