U

Komisi D DPRD Kota Malang Usul Kuota Beasiswa Pendidikan Diperbanyak Lebih dari 1.000 Penerima

SekarangAja, MALANGKuota penerima beasiswa pendidikan di Kota Malang dinilai masih kurang jumlahnya. Saat ini kuota penerima beasiswa bagi pelajar di Kota Malang terbatas di angka 1.000 orang penerima saja.

Anggota Komisi D DPRD Kota Malang Dr Suyadi mengatakan jumlah ini perlu dievaluasi lagi dan disarankan ditambah. Dia mengatakan hal ini perlu dievaluasi mengingat jumlah masyarakat Kota Malang yang membutuhkan lebih banyak daripada kuota yang disediakan.

Pada evaluasi distribusi beasiswa pelajar tahun 2025 lalu, Komisi D DPRD Kota Malang menekankan pula agar sasaran penerima bantuan benar-benar sesuai dengan ketentuan dan tepat sasaran.

Tidak itu saja, menurut wakil rakyat Dapil Sukun ini,  jumlah kuota penerima beasiswa sebanyak 1.000 orang penerima  masih tergolong kecil jika dibandingkan dengan jumlah penduduk yang ingin mendapat bantuan pendidikan. Ia menilai masih banyak keluarga yang mengalami kesulitan ekonomi sehingga membutuhkan dukungan biaya sekolah.

“Kalau bicara beasiswa, 1.000 itu kecil dibandingkan jumlah masyarakat yang membutuhkan. Banyak yang masih kesulitan,” ujar Suyadi.

Politisi Nasdem ini juga menyoroti kebijakan pendidikan gratis yang dinilai belum sepenuhnya menghapus beban biaya bagi siswa. Pasalnya, tidak semua sekolah berstatus negeri sehingga sebagian masyarakat tetap harus membayar biaya pendidikan di sekolah swasta.

Selain itu, menurutnya konsep sekolah gratis selama ini umumnya hanya mencakup biaya utama pendidikan. Namun belum sepenuhnya menanggung kebutuhan lain yang juga penting bagi siswa.

“Kalau di sekolah negeri saja belum semua tertangani, apalagi di sekolah swasta yang memang berbayar,” ungkapnya.

Menurut dia, mekanisme seleksi perlu diperketat agar bantuan pendidikan benar-benar diterima oleh siswa yang membutuhkan. Ke depan, Suyadi akan tetap mendorong agar jumlah penerima beasiswa dapat ditambah.

Ia menilai peningkatan kuota tidak akan merugikan pemerintah karena manfaatnya langsung dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan akses pendidikan. Selain itu juga dianggap sebagai investasi sumber daya manusia (SDM). (inforial/cia)

Sekarang

ULT12AS 1987 Berbagi Takjil di Bulan Suci Ramadan

Inspirasi

Festival Tabuh Bedug Ramadan 2026 Rawat Tradisi

Sekarang

Pemprov DKI Jakarta Tindak Tegas 206 Lapangan Padel

Sekarang