U

Komisi B DPRD Kota Malang Sidak Pengerjaan Tempat Relokasi PIG

SekarangAja, MALANG- Komisi B DPRD Kota Malang inspeksi mendadak (sidak) ke tempat relokasi pedagang Pasar Induk Gadang (PIG), Selasa (10/3/2026) siang tadi. Ini dilakukan untuk memastikan progres pembangunan tempat relokasi pedagang di sisi selatan pasar terbesar di Malang Raya itu.

Saat peninjauan, rombongan dewan mengecek langsung kondisi pembangunan yang sedang berlangsung. Berdasarkan keterangan dari pihak kontraktor, pembangunan lokasi relokasi ditargetkan rampung pada akhir Maret 2026. Sehingga pedagang bisa mulai dipindahkan.

Ketua Komisi B DPRD Kota Malang H Bayu Rekso Aji mengatakan sidak dilakukan untuk memastikan perkembangan proyek yang selama ini hanya diperoleh informasinya melalui Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang.

“Kami ingin mengecek progresnya. Kami selama ini hanya mendapat informasi dari Diskopindag bahwa relokasi pedagang di sisi selatan pasar ini dilakukan secara swadaya. Kami ingin memastikan langsung kondisi sebenarnya di lapangan,” kata Bayu.

Wakil Rakyat dari Dapil Klojen ini  mengatakan dari hasil peninjauan tersebut pihaknya juga memperoleh sejumlah informasi baru dari kontraktor terkait proses pembangunan relokasi. Informasi tersebut nantinya akan dikonfirmasi kepada Diskopindag untuk memperjelas konsep swadaya yang dimaksud.

Selain mengecek pembangunan fisik, Komisi B juga menyoroti komunikasi dengan para pedagang yang akan direlokasi. Bayu mengaku telah beberapa kali bertemu dengan perwakilan paguyuban pedagang yang tergabung dalam P3KM.

“Dari perwakilan paguyuban pedagang yang pernah kami temui, pada prinsipnya mereka menyatakan tidak keberatan untuk direlokasi. Namun tentu kami belum mengetahui secara keseluruhan sikap semua pedagang,” kata politisi PKS ini.

Sementara itu, pihak pemborong tempat relokasi pedagang PIG Pasar  menyampaikan proses pembangunan saat ini masih berlangsung dan ditargetkan selesai pada akhir Maret. Dengan target tersebut, pedagang diperkirakan dapat mulai menempati lokasi baru sekitar satu hingga dua minggu sebelum Lebaran.

Menurutnya, lokasi relokasi tersebut diperkirakan dapat menampung sekitar seratus lapak pedagang, khususnya pedagang ikan dan buah. Namun jumlah pasti lapak masih menunggu data resmi dari pengelola pasar.

Setelah pembangunan selesai, proses pembongkaran lapak lama di bagian depan pasar akan segera dilakukan. Para pedagang nantinya akan dipindahkan ke area relokasi yang berada di bagian belakang.

Proyek pembangunan tempat relokasi tersebut telah berjalan sekitar dua bulan sejak dimulai pada Januari 2026.  Untuk pembangunan area lapak pedagang ikan dan buah yang ditangani kontraktor tersebut, anggaran yang digunakan sekitar Rp 9,6 miliar.

DPRD Kota Malang berharap relokasi pedagang ini dapat menjadi solusi atas persoalan kemacetan yang selama ini sering terjadi di kawasan sekitar PIG.  Dengan dipindahkannya pedagang dari sisi selatan pasar ke area relokasi di bagian belakang, jalan di kawasan tersebut diharapkan bisa kembali berfungsi normal dan lebih tertata.

Sementara itu, anggota Komisi B DPRD, Fathol Arifin, menyampaikan dukungannya terhadap rencana relokasi pasar yang tengah dilakukan pemerintah daerah. Menurutnya, program relokasi tersebut merupakan langkah yang baik dan telah lama direncanakan sejak masa pemerintahan wali kota sebelumnya. (inforial/cia)

Sekarang