Kenali Hoaks Jelang Pemilu
MALANG– Warga Malang antusias mengikuti kampanye Prebunking. Melalui kegiatan ini, bisa mengenali informasi hoaks dan tidak. Kegiatan yang diselenggarakan Masyarakat Antifitnah Indonesia (Mafindo) Wilayah Malang di Alun-Alun Merdeka, Minggu (22/10/2023) ini cukup efektif. Karena menghibur karena dilakukan dengan cara bermain.
Ada permainan ular tangga, board games fandom dan photo both. Peserta mendapatkan berbagai cenderamata menarik. Pengunjung Alun-Alun Merdeka mengikuti beragam keseruan dan kegembiraan Kampanye Prebunking.
“Mafindo Malang mengajak masyarakat agar lebih waspada terhadap hoaks menjelang Pemilu 2024,” jelas Koordinator Wilayah Mafindo Malang, AA Ayu Mirah Krisnawati.
Kampanye Prebunking, katanya, bertujuan mencegah hoaks atau memberikan vaksin antihoaks. Pemilu, sering menjadi ajang penyebaran informasi hoaks yang dilakukan orang yang tidak bertanggung jawab.
Mereka menyebarkan melalui berbagai platform media sosial. Tujuannya untuk saling menjatuhkan dengan menyebarkan kampanye negatif dan kampanye hitam. Hoaks dapat menjadi salah satu ‘senjata’ untuk memenangkan pertarungan politik.
Prebunking, kata Mira, terbukti efektif mengatasi informasi yang salah dengan membangun kepercayaan di antara audiens. Yakni, melalui pendekatan berbasis logika.
Metode ini fokus pada taktik umum yang digunakan dalam penyebaran informasi yang salah. Sehingga paling baik yang diterapkan melalui studi kasus.
Salah seorang peserta, Ryan, 17 tahun, mengaku permainan yang disajikan menarik dan menumbuhkan kepedulian terhadap hoaks dan hasutan. Pelajar SMK ini merupakan pemilih pemula yang telah tanggap terhadap hoaks. “Orang tua mengajarkan saya sejak awal untuk menangkal hoaks,” pungkas Ryan. (ran)















